![]() |
| Bapak Hendri Sutrisno Pemrakarsa Budaya Kearifan Lokal |
Rabu, 15 April 2026
Menjaga Kearifan Lokal dan Melestarikan Budaya
Bapak Hendri Sutrisno adalah salah satu tokoh yang sangat berperan dalam menjaga dan melestarikan budaya serta adat istiadat Indonesia. Sebagai Pengurus Pasukan Adat Nusantara Indonesia, beliau memiliki tekad yang kuat untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan memperkenalkan kembali berbagai warisan budaya dari nenek moyang yang sudah lama terlupakan.
Seiring dengan perkembangan zaman, banyak budaya asli Indonesia yang mulai tergerus oleh budaya asing. Hal ini menggerakkan Bapak Hendri untuk terlibat langsung dalam upaya pelestarian budaya lokal, salah satunya melalui organisasi Pasukan Adat Nusantara Indonesia yang beliau kelola dengan penuh semangat.
Peran Pasukan Adat Nusantara dalam Masyarakat
Pasukan Adat Nusantara Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai penggerak budaya, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas pentingnya melestarikan warisan budaya bangsa. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh organisasi ini adalah mengadakan acara-acara budaya di berbagai daerah yang bertujuan untuk mendekatkan masyarakat dengan budaya lokal mereka.
Melalui kegiatan-kegiatan ini, Bapak Hendri Sutrisno berharap agar masyarakat lebih mencintai budaya sendiri dan menjaga adat istiadat yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Dalam setiap kesempatan, beliau selalu menekankan pentingnya menghormati dan menghargai kearifan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.
![]() |
| Grup Di Desa Sirau mengadakan Rutinan |
Grup Terbangan Desa Sirau: Melestarikan Budaya Keislaman
Selain berfokus pada pelestarian adat, Bapak Hendri juga berperan aktif dalam mengembangkan budaya keislaman melalui grup Jimprangan yang berada di Desa Sirau. Jimprangan adalah salah satu bentuk kegiatan sosial dan budaya yang menggabungkan unsur-unsur tradisi Islam dengan kearifan lokal setempat.
Grup Terbangan Desa Sirau berperan dalam menjaga dan meneruskan ajaran-ajaran Islam yang berpadu dengan budaya lokal. Bapak Hendri memandang pentingnya untuk melestarikan tradisi-tradisi keislaman yang sudah ada di desa tersebut, karena banyak di antaranya yang sudah mulai luntur seiring waktu. Dalam setiap kegiatan grup ini, nilai-nilai keislaman dan kebudayaan Indonesia selalu dijaga dengan penuh perhatian.
Upaya yang Dilakukan untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Untuk memastikan pelestarian budaya ini terus berjalan, Bapak Hendri Sutrisno aktif mengadakan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan meneruskan adat istiadat. Beliau percaya bahwa masyarakat harus diberdayakan untuk menjaga tradisi mereka melalui pendidikan, pelatihan, serta melibatkan generasi muda dalam kegiatan budaya yang mereka lakukan.
Melalui grup Terbangan, beliau juga mengajak para pemuda untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai Islam yang telah lama berkembang di desa-desa. Dengan begitu, nilai-nilai agama dan budaya akan terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda yang menjadi harapan bangsa di masa depan.
Harapan untuk Masa Depan
Bapak Hendri Sutrisno memiliki harapan besar agar budaya dan adat istiadat Indonesia tetap terlestarikan dengan baik. Melalui penguatan peran Pasukan Adat Nusantara Indonesia dan grup Jimprangan Desa Surau, beliau berharap bahwa generasi mendatang akan lebih menghargai warisan nenek moyang mereka. Dengan menjaga budaya dan kearifan lokal, Indonesia dapat tetap teguh dalam identitas budayanya, meskipun zaman terus berubah.
Selain itu, beliau juga berharap agar lebih banyak masyarakat yang terlibat dalam upaya pelestarian budaya. Masyarakat harus berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan oleh nenek moyang agar dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia.
Kesimpulan
Bapak Hendri Sutrisno adalah sosok yang mengabdikan dirinya untuk menjaga dan melestarikan budaya Indonesia. Sebagai Pengurus Pasukan Adat Nusantara Indonesia, beliau berkomitmen untuk memastikan bahwa warisan budaya dan adat istiadat yang ada tetap terjaga dengan baik, serta dilestarikan melalui kegiatan sosial dan budaya yang melibatkan masyarakat. Melalui grup Jimprangan Desa Surau, beliau juga berupaya menjaga dan melestarikan budaya keislaman yang sudah ada di desa tersebut. Dengan kerja keras dan semangat yang tinggi, Bapak Hendri berharap budaya Indonesia tetap dapat berkembang dan menjadi kebanggaan bangsa di masa depan.
Warta Purbalingga||jurnalis beem76;

