![]() |
| Pengurus PANI DPD 2 PURBALINGGA |
PANI(Pasukan Adat Nusantara Indonesia ) siap,beraudiensi dengan Forkopinda ,Dalam waktu dekat ini,bersama tokoh-tokoh Partai Penguasa,dalam audiensi akan disampaikan bahwa penguatan persatuan dan masyarakat adat,sebagai warga yang harus berlandaskan pada amanat : KETETAPAN MPR NOMOR V/MPR/2000 : serta 1.
Berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini antara lain:
1. Krisis Moral dan Etika
Nilai-nilai agama dan budaya belum sepenuhnya dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa, sehingga memicu berbagai persoalan seperti ketidakadilan, pelanggaran hukum, dan pelanggaran hak asasi manusia.
2. Sistem Politik Belum Optimal
Sistem politik dinilai belum sepenuhnya melahirkan pemimpin yang amanah dan mampu menjadi teladan, sehingga berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat.
3. Dampak Globalisasi
Globalisasi membawa manfaat di bidang teknologi dan ekonomi, namun jika tidak disaring dapat menggerus nilai budaya serta identitas bangsa.
Solusi Strategis yang Disampaikan
Dalam audiensi tersebut, disampaikan sejumlah solusi yang dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat persatuan nasional.
1. Penguatan Nilai Agama dan Budaya
Nilai agama dan budaya harus dijadikan sebagai sumber etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, guna membentuk akhlak dan moral masyarakat serta penyelenggara negara.
2. Meningkatkan Kerukunan Sosial
Kerukunan antar umat beragama, suku, dan kelompok masyarakat perlu diperkuat melalui dialog, kerja sama, serta prinsip kebersamaan, kesetaraan, toleransi, dan saling menghormati.
3. Pemberdayaan Masyarakat
Intervensi pemerintah dalam kehidupan sosial budaya perlu dikurangi, sementara potensi dan inisiatif masyarakat harus lebih didorong agar tercipta kemandirian sosial.
Peran Tokoh Masyarakat
Tokoh agama, tokoh adat, dan organisasi masyarakat diharapkan menjadi motor penggerak dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa.
Harapan dari Audiensi
Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Penguatan nilai agama dan budaya dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang adil, harmonis, dan berintegritas, sehingga persatuan dan kesatuan nasional dapat terus terjaga di tengah dinamika zaman.
