PANI siap beraudiensi dengan Forkopinda, Dorong Penguatan Nilai Agama dan Budaya untuk Persatuan Bangsa
Informasi Tanggal

TANGGAL HARI INI

Sabtu

Wage

Tanggal Masehi

2 Mei 2026

Tanggal Hijriyah

18 Dzulqaidah 1447 H

"Waktu adalah anugerah, gunakan dengan sebaik-baiknya"

PANI siap beraudiensi dengan Forkopinda, Dorong Penguatan Nilai Agama dan Budaya untuk Persatuan Bangsa

Ilustrasi Warta Purbalingga
Pengurus PANI
DPD 2 PURBALINGGA



WARTA PURBALINGGA

PANI(Pasukan Adat Nusantara Indonesia ) siap,beraudiensi dengan Forkopinda ,Dalam waktu dekat ini,bersama tokoh-tokoh Partai Penguasa,dalam audiensi akan disampaikan bahwa penguatan persatuan dan masyarakat adat,sebagai warga yang harus berlandaskan pada amanat : KETETAPAN MPR NOMOR V/MPR/2000 : serta 1.

Berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini antara lain:

1. Krisis Moral dan Etika

Nilai-nilai agama dan budaya belum sepenuhnya dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa, sehingga memicu berbagai persoalan seperti ketidakadilan, pelanggaran hukum, dan pelanggaran hak asasi manusia.

2. Sistem Politik Belum Optimal

Sistem politik dinilai belum sepenuhnya melahirkan pemimpin yang amanah dan mampu menjadi teladan, sehingga berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat.

3. Dampak Globalisasi

Globalisasi membawa manfaat di bidang teknologi dan ekonomi, namun jika tidak disaring dapat menggerus nilai budaya serta identitas bangsa.

Solusi Strategis yang Disampaikan

Dalam audiensi tersebut, disampaikan sejumlah solusi yang dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat persatuan nasional.

Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) Kabupaten Purbalingga
Sponsored • PANI Purbalingga

1. Penguatan Nilai Agama dan Budaya

Nilai agama dan budaya harus dijadikan sebagai sumber etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, guna membentuk akhlak dan moral masyarakat serta penyelenggara negara.

2. Meningkatkan Kerukunan Sosial

Kerukunan antar umat beragama, suku, dan kelompok masyarakat perlu diperkuat melalui dialog, kerja sama, serta prinsip kebersamaan, kesetaraan, toleransi, dan saling menghormati.

3. Pemberdayaan Masyarakat

Intervensi pemerintah dalam kehidupan sosial budaya perlu dikurangi, sementara potensi dan inisiatif masyarakat harus lebih didorong agar tercipta kemandirian sosial.

Peran Tokoh Masyarakat

Tokoh agama, tokoh adat, dan organisasi masyarakat diharapkan menjadi motor penggerak dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa.

Harapan dari Audiensi

Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Penguatan nilai agama dan budaya dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang adil, harmonis, dan berintegritas, sehingga persatuan dan kesatuan nasional dapat terus terjaga di tengah dinamika zaman.

Warta Purbalingga

Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama