Budayawan Desa Sokawera Hadiri Undangan Buka Puasa di Jakarta, Perjalanan Penuh Makna di Bulan Ramadhan
Informasi Tanggal

TANGGAL HARI INI

Sabtu

Wage

Tanggal Masehi

2 Mei 2026

Tanggal Hijriyah

18 Dzulqaidah 1447 H

"Waktu adalah anugerah, gunakan dengan sebaik-baiknya"

Budayawan Desa Sokawera Hadiri Undangan Buka Puasa di Jakarta, Perjalanan Penuh Makna di Bulan Ramadhan

Kementrian Hukum dan HAM



WARTA PURBALINGGA

Budayawan muda asal Desa Sokawera, Kabupaten Purbalingga, Agus Sukoco, menghadiri undangan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta pada bulan Ramadhan 2026. Acara ini diikuti oleh tokoh budaya dari berbagai daerah di Indonesia, bertempat di ibu kota negara, dengan tujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan. Agus Soekoco hadir sebagai perwakilan desa dengan membawa semangat pelestarian budaya lokal, meski ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan kesempatan berbicara di hadapan para pejabat tinggi negara.

Dari Desa ke Ibu Kota: Perjalanan Budayawan Muda Membawa Misi Budaya

Perjalanan Spiritual dan Fisik dari Sokawera ke Jakarta

Perjalanan Agus Soekoco dari Desa Sokawera menuju Jakarta bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan batin yang penuh harapan dan doa. Ia mengungkapkan bahwa selama perjalanan, dirinya terus memohon kepada Allah SWT agar diberikan kesempatan bertemu dengan Menteri Hukum dan HAM.

Dalam kerendahan hatinya, Agus menyampaikan bahwa dirinya merasa belum pantas berbicara di hadapan para direktur jenderal maupun pejabat tinggi kementerian. Namun, ia meyakini bahwa setiap langkah yang dijalani adalah bagian dari takdir yang telah digariskan.



NATALIUS PIGEI
MENTRI HUKUM DAN HAM


Murid Budayawan Senior yang Tetap Rendah Hati

Agus Soekoco dikenal sebagai murid kesayangan budayawan senior MH Ainun Najib. Nilai-nilai yang ia pelajari dari sang guru menjadi bekal dalam setiap langkahnya, termasuk saat menghadiri acara besar di Jakarta.

Ia tetap menunjukkan sikap rendah hati, meskipun berada di lingkungan pejabat tinggi negara. Baginya, kesempatan ini bukan tentang tampil, tetapi tentang menyampaikan pesan budaya kepada bangsa.

INFO WARGA PURBALINGGA

Dukung pelestarian budaya lokal desa Anda!
Ikuti kegiatan seni, tradisi, dan edukasi budaya di lingkungan sekitar.

Bersama kita jaga warisan leluhur untuk generasi masa depan.

Pesan Budaya untuk Generasi Bangsa

Mengajak Mencintai Budaya dan Sejarah

Dalam kesempatan tersebut, Agus Sukoco menyampaikan pesan sederhana namun mendalam. Ia mengajak seluruh anak bangsa untuk mencintai budaya dan tidak melupakan sejarah.

Menurutnya, kehidupan hari ini adalah hasil dari perjalanan panjang masa lalu. Kemajuan yang dirasakan saat ini merupakan buah dari perjuangan generasi sebelumnya.

“Jangan Lupakan Sejarah”

“Jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jas Merah).”

Agus mengutip pesan Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, sebagai pengingat bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya.

Momentum Ramadhan untuk Persatuan dan Refleksi

Silaturahmi Nasional dalam Nuansa Religius

Acara buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta dari berbagai daerah saling bertukar pengalaman serta memperkuat jaringan kebudayaan nasional.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan.

Penutup

Perjalanan Agus Sukoco dari Desa Sokawera menuju Jakarta menjadi simbol bahwa semangat budaya dapat menembus batas geografis. Dengan kerendahan hati dan keyakinan, ia membawa pesan penting bagi generasi bangsa: bahwa budaya dan sejarah adalah fondasi utama dalam membangun masa depan Indonesia.

Warta Purbalingga

Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama