![]() |
| Kementrian Hukum dan HAM |
Dari Desa ke Ibu Kota: Perjalanan Budayawan Muda Membawa Misi Budaya
Perjalanan Spiritual dan Fisik dari Sokawera ke Jakarta
Perjalanan Agus Soekoco dari Desa Sokawera menuju Jakarta bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan batin yang penuh harapan dan doa. Ia mengungkapkan bahwa selama perjalanan, dirinya terus memohon kepada Allah SWT agar diberikan kesempatan bertemu dengan Menteri Hukum dan HAM.
Dalam kerendahan hatinya, Agus menyampaikan bahwa dirinya merasa belum pantas berbicara di hadapan para direktur jenderal maupun pejabat tinggi kementerian. Namun, ia meyakini bahwa setiap langkah yang dijalani adalah bagian dari takdir yang telah digariskan.
![]() |
NATALIUS PIGEI MENTRI HUKUM DAN HAM |
Murid Budayawan Senior yang Tetap Rendah Hati
Agus Soekoco dikenal sebagai murid kesayangan budayawan senior MH Ainun Najib. Nilai-nilai yang ia pelajari dari sang guru menjadi bekal dalam setiap langkahnya, termasuk saat menghadiri acara besar di Jakarta.
Ia tetap menunjukkan sikap rendah hati, meskipun berada di lingkungan pejabat tinggi negara. Baginya, kesempatan ini bukan tentang tampil, tetapi tentang menyampaikan pesan budaya kepada bangsa.
Dukung pelestarian budaya lokal desa Anda!
Ikuti kegiatan seni, tradisi, dan edukasi budaya di lingkungan sekitar.
Bersama kita jaga warisan leluhur untuk generasi masa depan.
Pesan Budaya untuk Generasi Bangsa
Mengajak Mencintai Budaya dan Sejarah
Dalam kesempatan tersebut, Agus Sukoco menyampaikan pesan sederhana namun mendalam. Ia mengajak seluruh anak bangsa untuk mencintai budaya dan tidak melupakan sejarah.
Menurutnya, kehidupan hari ini adalah hasil dari perjalanan panjang masa lalu. Kemajuan yang dirasakan saat ini merupakan buah dari perjuangan generasi sebelumnya.
“Jangan Lupakan Sejarah”
Agus mengutip pesan Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, sebagai pengingat bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya.
Momentum Ramadhan untuk Persatuan dan Refleksi
Silaturahmi Nasional dalam Nuansa Religius
Acara buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta dari berbagai daerah saling bertukar pengalaman serta memperkuat jaringan kebudayaan nasional.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan.
Penutup
Perjalanan Agus Sukoco dari Desa Sokawera menuju Jakarta menjadi simbol bahwa semangat budaya dapat menembus batas geografis. Dengan kerendahan hati dan keyakinan, ia membawa pesan penting bagi generasi bangsa: bahwa budaya dan sejarah adalah fondasi utama dalam membangun masa depan Indonesia.

