![]() |
| Kantor LBH PANI |
PURBALINGGA — Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti kediaman sekaligus Sekretariat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PANI, Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Ketua Umum Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) beserta jajaran pengurus melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus pertemuan strategis dengan Ketua LBH PANI, Bapak Edi Riyanto, S.H., yang baru saja menunaikan ibadah Umroh ke Tanah Suci.
Kedatangan rombongan disambut gembira oleh Bapak Edi Riyanto, S.H. Usai menunaikan ibadah di Baitullah, beliau kembali dengan semangat baru untuk mengabdi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya dalam hal perlindungan hukum dan pelestarian nilai-nilai adat istiadat di Kabupaten Purbalingga.
📋 Rombongan yang Hadir
- H. Mohammad Setiadi, AMD
— Ketua PANI - H. Suwandi
— Penasihat PANI - Bambang Purnomo
— Sekretaris PANI - Edi Riyanto, S.H.
— Ketua LBH PANI (Tuan Rumah)
📑 Membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Adat dan Kearifan Lokal
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan, para tokoh membahas langkah konkret untuk menyusun dan mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengakui, melindungi, dan memberdayakan lembaga adat serta kearifan lokal di Kabupaten Purbalingga. Usulan ini nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui lembaga-lembaga yang ada di wilayah tersebut.
Poin-Poin Pembahasan:
- Pengakuan resmi keberadaan lembaga adat di setiap desa
- Perlindungan hak-hak adat dan aset budaya lokal
- Peran lembaga adat dalam pembangunan desa dan kabupaten
- Sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat luas
• Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
• Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes)
• Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
• Kepala Dinas Purbalingga
• Budayawan dan Tokoh Masyarakat Purbalingga
![]() |
| Kantor Karanggambas Kec.Padamara |
💬 Harapan dan Komitmen
Ketua PANI, Bapak H. Mohammad Setiadi, AMD, menyampaikan bahwa kehadiran lembaga adat sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kearifan lokal.
"Kami ingin agar adat istiadat tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi diakui, dihargai, dan diberi tempat yang sah dalam peraturan daerah. Dengan begitu, generasi ke depan tetap mengenal jati dirinya."
— H. Mohammad Setiadi, AMD, Ketua PANI
Baca Juga Artikel:
Sementara itu, Bapak Edi Riyanto, S.H. menyambut baik dan siap mendampingi secara hukum seluruh proses penyusunan Perda tersebut. Usai kembali dari Tanah Suci, beliau berharap segala upaya yang dilakukan dapat membawa keberkahan dan kebaikan bagi seluruh masyarakat Purbalingga.
Baca Juga Artikel:
🎯 Langkah Selanjutnya
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk segera menyusun draf rancangan Perda dan memperluas jaringan dukungan dari tokoh adat, budayawan, serta elemen masyarakat lainnya. Semoga upaya ini membawa Purbalingga semakin maju, berbudaya, dan tetap menjaga luhurnya nilai-nilai adat nenek moyang.
![]() |
| Suasana Kantor LBH siap membantu masyarakat |
📝 Warta Purbalingga — Media Informasi Warga · Membangun Purbalingga dari Desa, Bersama Rakyat.



