PETUNJUK TEKNIS — FESTIVAL TERBANG JAWA TAHUN 2026
Diselenggarakan Oleh
PASUKAN ADAT NUSANTARA INDONESIA (PANI)
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Tradisi Terbang Jawa adalah warisan leluhur yang berakar kuat di tanah Purbalingga — seni lantunan doa dan pujian yang diiringi tabuhan terbang/rebana, lahir dari kesucian hati dan permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kesenian ini telah tumbuh dan dijaga turun-temurun, menjadi bukti harmoni budaya dan kerohanian yang melekat pada jati diri masyarakat kita.
Di era yang terus berubah ini, Terbang Jawa memerlukan wadah agar dapat terus hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi penerus. Oleh karena itu, Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) menyelenggarakan Festival Terbang Jawa Tahun 2026 — sebagai sarana silahturahmi, pelestarian, dan pengukuhan kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
B. Tujuan Kegiatan
- Melestarikan dan mengembangkan tradisi Terbang Jawa agar tetap hidup dan tidak punah;
- Menjalin persaudaraan dan silahturahmi antar kelompok Terbang Jawa se-Kabupaten Purbalingga;
- Mengenalkan kembali makna dan nilai asli Terbang Jawa kepada generasi muda;
- Memperkuat persatuan dan kerukunan warga melalui kegiatan budaya yang damai;
- Mengangkat Terbang Jawa sebagai identitas dan kebanggaan budaya daerah.
II. PELAKSANAAN
Nama Kegiatan: Festival Terbang Jawa Tahun 2026
Tema: “Terbang Jawa Menyatu — Melestarikan Warisan, Membangun Purbalingga”
Hari/Tanggal: Minggu, 22 November 2026
Waktu: Pukul 12.30 WIB s.d. Selesai
Tempat: Masjid Nusantara — Watu Sanggar, Desa Mangunegara, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga
Penanggung Jawab & Penyelenggara
- Penanggung Jawab: Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI)
- H.Mohammad Setiadi,AMD
- H.Suwandi
- Sukamto
- Penyelenggara Bersama: PANI Kabupaten Purbalingga bersama, Pengelola Lokawisata Sawah Ijo.Masjid Nusantara watu sanggar
- Pembina & Dukungan: Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda & Olahraga Kabupaten Purbalingga
III. KETENTUAN PESERTA
A. Syarat Umum
- Kelompok Terbang Jawa yang berasal dari wilayah Kabupaten Purbalingga;
- Membawa surat pengantar dari Kepala Desa/Lurah atau ketua lingkungan setempat;
- Jumlah anggota rombongan maksimal 10 orang per kelompok;
- Mengenakan pakaian seragam yang sopan, rapi, dan bernuansa Islami/Adat;
- Tidak dipungut biaya pendaftaran;
- Menjaga ketertiban, kebersihan, dan kesopanan selama berada di lokasi acara.
- Membawakan lagu /sholawat tidak di tentukan Panitia(Bebas)
B. Ketentuan Penampilan
- Durasi penampilan maksimal 15 menit per kelompok, dilengkapi waktu persiapan 3 menit dan penutup 2 menit;
- Materi lantunan berisi doa, pujian, dan syair yang mengandung nilai kebaikan, kerukunan, dan ketakwaan;
- Instrumen Rebana Membawa sendiri dari grup masing- masing yang sudah mendaftarkan ke call center yang sudah di tunjuk;
- Boleh menggunakan kendang kanan-kiri maupun alat musik tambahan;
- Tampil sesuai urutan nomor yang ditentukan panitia;
- Jika dipanggil 3 kali tidak hadir, akan ditempatkan di urutan terakhir dengan pengurangan nilai sebesar 10 poin.
C. Tata Tertib
- Hadir di lokasi pukul 10.00 WIB untuk pendaftaran dan gladi bersih;
- Mengikuti arahan petugas panitia dan keamanan;
- Dilarang membuang sampah sembarangan — gunakan tempat yang telah disediakan;
- Menghormati sesama penampil, tamu, dan warga sekitar;
- Barang bawaan dijaga masing-masing, panitia tidak bertanggung jawab atas kehilangan.
IV. KRITERIA PENILAIAN
| No | Unsur Penilaian | Nilai Maksimal |
|---|---|---|
| 1 | Kekhusyukan dan keindahan vokal | 250 |
| 2 | Kekompakan pukulan terbang | 250 |
| 3 | Keserasian antara vokal dan irama | 250 |
| 4 | Semangat dan penghayatan penampilan | 150 |
| 5 | Kerapian seragam dan penampilan | 100 |
| JUMLAH TOTAL | 1.000 | |
V. PENGHARGAAN & HADIAH
Sumber Penghargaan: Piala diserahkan oleh Bupati Purbalingga / Dinas Kebudayaan Kabupaten Purbalingga.
- 🏆 Juara I — Piala Bupati / Dinas Kebudayaan + Uang Pembinaan Rp 1.500.000
- 🏆 Juara II — Piala + Uang Pembinaan Rp 1.250.000
- 🏆 Juara III — Piala + Uang Pembinaan Rp 1.000.000
- 🏆 Juara Harapan — Piala + Uang Pembinaan Rp 750.000
- 📜 Setiap kelompok peserta mendapatkan Piagam Penghargaan
VI. PENUTUP
Terbang Jawa adalah warisan yang tidak ternilai harganya — ia adalah doa, pengharapan, dan jati diri kita. Tugas menjaganya bukan milik satu orang, melainkan milik kita semua.
Semoga festival ini menjadi awal kebangkitan yang lebih indah, agar suara terbang kita terus bergema di tanah Purbalingga, didengar dan dicintai oleh anak cucu kita nanti.
Hendri sutrisno,S.Sos
Ketua Panitia
Bambang Purnomo
Sekretaris
Ditetapkan di: Purbalingga
Pada Tanggal: 20 September 2026
Mengetahui,
Ketua PANI :Pasukan Adat Nusantara indonesia
H. Mohammad Setiadi, AMD
