WARTA PURBALINGGA

Portal Berita Terkini Purbalingga dan Sekitarnya

Kondisi Jalan Depan Balai Desa Karang Banjar Menuju Bojongsari Memprihatinkan, Warga Minta Perbaikan Segera

Kondisi Jalan Propinsi di sana sini
banyak berlubang sehingga sering
terjadi kecelakaan Jl.Raya Karangbanjar-
Bojongsari.

Bagikan Artikel:

f 𝕏 in LINE

PURBALINGGA – 22 Juli 2026

Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan depan Balai Desa Karang Banjar menuju Kecamatan Bojongsari kini memprihatinkan. Banyak titik jalan yang berlubang dan tidak rata, sehingga sering menimbulkan kecelakaan dan menghambat aktivitas harian ribuan warga yang melaluinya setiap hari.

Jalan ini merupakan jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Kutasari, Desa Karang Banjar, hingga Kecamatan Bojongsari. Selain dilalui warga lokal, jalan ini juga menjadi akses utama menuju objek wisata unggulan Purbalingga, Wisata Owabong.

Banyak Titik Lubang, Sering Sebabkan Kecelakaan

Berdasarkan pantauan Warta Purbalingga, Rabu (22/7/2026), hampir sepanjang jalur tersebut terdapat lubang-lubang dengan ukuran beragam. Beberapa lubang cukup dalam dan luas, terutama di tikungan serta titik pertemuan arus lalu lintas.



Jalan Berlubang di area 
Jalan Propinsi.


Karena kondisi jalan yang rusak, pengendara sering kali berebut mencari bagian jalan yang masih rata. Hal ini memicu perubahan arah kendaraan secara tiba-tiba, yang berpotensi tinggi menimbulkan tabrakan antar sepeda motor, maupun antara sepeda motor dengan kendaraan roda empat.

"Setiap hari ada saja yang terpeleset atau tabrakan karena harus menghindari lubang. Kami harus berhati-hati sekali, tapi kadang kendaraan lain dari arah berlawanan tiba-tiba memotong jalan," ujar Bapak Suryana, salah satu warga yang melintas setiap hari.

Warga juga mengeluhkan seringnya terjadi kemacetan dan antrian panjang, karena pengendara harus memperlambat laju kendaraan secara drastis saat melewati titik rusak.

Masalah Sampah Ilegal Masih Terjadi Meski Sering Dibersihkan

Selain kerusakan jalan, warga juga dihadapkan pada masalah pembuangan sampah ilegal di pinggir jalur tersebut. Padahal lokasi tersebut sudah sering dibersihkan, namun masih ada oknum yang dengan sengaja membuang sampah sembarangan di tempat itu.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah relawan yang peduli lingkungan turun tangan membersihkan dan membakar tumpukan sampah agar tidak menumpuk dan mengganggu kenyamanan serta kebersihan lingkungan.

"Kami sudah berusaha membersihkan, bahkan relawan juga rela membakar sampah yang dibuang sembarangan ini. Tapi sayang, masih ada oknum yang tidak bertanggung jawab tetap membuang sampah di sini. Hal ini sangat merugikan kita semua, apalagi jalan ini adalah akses wisata Owabong," tegas Tokoh Warga sekaligus Kadus 1 Desa Karang Banjar, Bapak Sobirin.

Bapak Sobirin berharap kesadaran masyarakat meningkat dan membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan, serta berjanji akan berkoordinasi dengan pihak desa untuk menindaklanjuti masalah ini.

Penting untuk Ekonomi, Pendidikan, dan Pariwisata

Selain berisiko bagi keselamatan, kerusakan jalan ini juga menghambat aktivitas vital masyarakat. Jalan tersebut menjadi akses utama transportasi anak sekolah, pegawai kantor, serta pengangkut hasil bumi dan barang dagangan.

"Kami berharap pemerintah segera menindaklanjuti. Jalan ini sangat penting untuk menunjang ekonomi warga, kelancaran proses belajar mengajar anak-anak, hingga akses menuju tempat kerja. Kalau jalan rusak terus, biaya transportasi dan biaya perawatan kendaraan kami jadi membengkak," tambah Ibu Sri Wahyuni, pedagang pasar di Bojongsari.

Tidak hanya itu, kondisi jalan yang buruk dan tumpukan sampah juga dikhawatirkan akan mengurangi minat wisatawan yang berkunjung ke Wisata Owabong. Akses yang sulit dan pemandangan yang kurang bersih dapat menurunkan kenyamanan pengunjung, yang pada akhirnya berdampak pada pendapatan masyarakat sekitar dan daerah.

Harapan Warga: Segera Diperbaiki Secara Menyeluruh

Warga Desa Karang Banjar dan masyarakat sekitar berharap instansi terkait dapat segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan perbaikan menyeluruh. Mereka berharap perbaikan tidak hanya sekadar menambal sementara, melainkan dilakukan dengan kualitas yang baik agar awet dan tidak cepat rusak kembali.

"Kami tidak meminta hal berlebihan, cukup jalan yang aman, nyaman, dan lingkungan yang bersih untuk dilalui bersama. Semoga harapan kami ini segera didengar dan ditindaklanjuti," tutup Bapak Sobirin.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purbalingga terkait jadwal perbaikan jalur tersebut. Warta Purbalingga akan terus memantau perkembangannya.

Penulis: Tim Warta Purbalingga
Sumber: Pantauan Lapangan dan Konfirmasi Warga
Kata Kunci: Jalan rusak Purbalingga, Jalan Desa Karang Banjar, Akses Owabong, Perbaikan jalan Bojongsari, Sampah ilegal Karang Banjar, Kadus Sobirin

Warta Purbalingga

Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama