-->
🇮🇩 Indonesia
🇺🇸 English (US)
🇹🇷 Türkçe (Turki)
🇸🇦 العربية (Arab)
🇲🇾 Melayu
🇮🇩 Jawa
🇮🇳 हिन्दी (India)
🇨🇳 中文 (Cina)

WARTA PURBALINGGA

Portal Berita Terkini Purbalingga dan Sekitarnya

Sosialisasi Perda Melalui Media Tradisional di Karangbanjar, Dihadiri 150 Lebih Warga, Suasana Penuh Kearifan Lokal

Sosialisasi Perda Melalui Media Tradisional di Karangbanjar, Dihadiri 150 Sedulur, Suasana Penuh Kearifan Lokal

WARTA PURBALINGGAKU — Sebuah langkah baru dan menyentuh hati masyarakat dilakukan di Desa Karangbanjar,Kec Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) digelar dengan cara yang berbeda dari biasanya, yaitu melalui pendekatan budaya dan media tradisional. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dihadiri oleh tidak kurang dari 150 orang warga masyarakat, termasuk para Sedulur BI yang hadir menyaksikan dan mendengarkan pemaparan secara langsung.

Dikemas dengan Nuansa Budaya yang Mengesankan

Berbeda dengan sosialisasi pada umumnya yang hanya berupa ceramah di dalam ruangan, kali ini sosialisasi Perda dikemas dengan sentuhan seni dan budaya khas daerah. Tampak hadir panggung yang dihias rapi, diiringi penampilan tarian tradisional serta alunan musik bambu yang menenangkan hati siapa saja yang mendengarnya. Para penari tampil anggun dengan busana berwarna cokelat keemasan, melambangkan kemuliaan budaya dan kesejahteraan masyarakat.

Di Meja utama terpasang spanduk besar bertuliskan: "Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Melalui Media Tradisional Bersama H.R. Bambang Irawan, S.H., S.Sos., M.M." — yang menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga Fraksi PDI Perjuangan. Kehadiran beliau menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang hadir, yang datang dari berbagai penjuru wilayah untuk mendengarkan langsung pemaparan yang disampaikan.

150 Lebih Warga Hadir Penuh Semangat

Suasana tampak sangat hidup dan penuh antusiasme. Sekitar 150 lebih warga masyarakat, termasuk para Sedulur BI, hadir memenuhi tempat kegiatan. Mereka duduk tertib dan menyimak dengan saksama setiap penjelasan yang disampaikan. Tidak ada rasa jenuh, justru tampak keingintahuan yang besar dari masyarakat untuk memahami isi Perda yang sedang disosialisasikan.

Pendekatan melalui media tradisional ini ternyata mampu mendekatkan jarak antara penyelenggara dan masyarakat. Bahasa yang digunakan disampaikan dengan gaya yang akrab, lugas, dan mudah dipahami, sehingga pesan-pesan penting dalam Perda dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Inilah yang membuat kegiatan ini menjadi istimewa dan layak menjadi contoh bagi daerah lain.

H.R. Bambang Irawan: Perda Harus Diketahui dan Dipahami Masyarakat

Dalam pemaparannya, H.R. Bambang Irawan menyampaikan bahwa Peraturan Daerah adalah aturan yang dibuat untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, seluruh warga berhak mengetahui dan memahami isinya. "Perda bukan sekadar dokumen di lemari, melainkan pedoman hidup bersama untuk mewujudkan tata kehidupan yang tertib, aman, dan sejahtera," ujar beliau disambut anggukan setuju dari para hadirin.

Beliau menambahkan bahwa sosialisasi melalui jalur budaya dan media tradisional dipilih agar nilai-nilai yang terkandung dalam Perda dapat menyatu dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan begitu, kepatuhan terhadap aturan lahir bukan karena paksaan, melainkan karena kesadaran dan pemahaman yang mendalam.

Hadirnya Sedulur BI Menambah Kekuatan Kegiatan

Kehadiran para Sedulur BI dalam kegiatan ini turut memberikan warna dan kekuatan tersendiri. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa kesadaran hukum dan kepedulian terhadap pembangunan daerah tumbuh dari seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, wakil rakyat, dan kekuatan masyarakat seperti inilah yang akan menjadi pondasi kokoh bagi kemajuan Purbalingga ke depan.

Para Sedulur BI tampak sangat antusias dan memberikan dukungan penuh terhadap cara sosialisasi yang digelar. Menurut mereka, pendekatan budaya adalah cara yang paling tepat karena menyentuh langsung hati dan pemahaman masyarakat luas. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah agar seluruh warga dapat memperoleh pemahaman yang sama.

Kesimpulan: Langkah Baru yang Sangat Positif

Sosialisasi Perda melalui media tradisional yang digelar di Purbalingga ini berjalan dengan sangat lancar dan sukses. Dihadiri oleh 150 lebih warga serta kehadiran para Sedulur BI menunjukkan bahwa masyarakat sangat mendukung upaya penyampaian aturan daerah dengan cara yang dekat dan menyentuh hati.

Langkah yang diambil oleh H.R. Bambang Irawan dan seluruh penyelenggara patut diapresiasi. Ketika aturan disampaikan dengan bahasa budaya dan dikemas dengan seni, maka hukum tidak lagi terasa asing dan menakutkan, melainkan menjadi sahabat yang melindungi dan menyejahterakan. Semoga langkah baik ini terus berlanjut dan menginspirasi daerah lain di seluruh Indonesia.

Warta Purbalingga

Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
🤖 Dola AI — Asisten Warta Purbalingga
👋 Assalamualaikum, Boos!

Selamat datang di Warta Purbalingga. Saya Dola AI, siap membantu menjawab pertanyaan, informasi berita, dan kebutuhan seputar Purbalingga.

Klik tombol di bawah untuk mulai ngobrol langsung dengan saya 👇

Dukung Warta Purbalingga

Bantu operasional media warga agar terus hadir menyajikan informasi secara gratis untuk kita semua.

DANA 085799256344
SeaBank 901866316459

Terima kasih atas dukungan ikhlas Anda. Jazakumullah khairan katsiran. 🤲

🤖 Dola AI — Asisten Warta Purbalingga
👋 Assalamualaikum, Boos!

Selamat datang di Warta Purbalingga. Saya Dola AI, siap membantu menjawab pertanyaan, informasi berita, dan kebutuhan seputar Purbalingga.

Klik tombol di bawah untuk mulai ngobrol langsung dengan saya 👇
🚀 Mulai Chat dengan Dola AI