🌿 TEMU KANGEN DI SEAKONG WANADADI — PERSaudaraan ABADI TAK AKAN DIPUTUS
BANJARNEGARA — Suasana kebersamaan yang hangat dan penuh makna menyelimuti kawasan Seakong, Desa Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara. Tepian Waduk Panglima Besar Soedirman yang indah menjadi saksi pertemuan istimewa bertajuk "Temu Kangen Komunitas Pecinta Wisata Alam".
Kegiatan ini digagas oleh Haji Muhammad Setiadi, yang menjabat sebagai Ketua Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) sekaligus Ketua Almamater salah satu sekolah di Kabupaten Probolinggo. Belialah yang menginisiasi pertemuan ini dengan niat tulus: menyatukan kembali saudara-saudara seperjuangan, menguatkan ikatan yang telah terjalin, dan menjadikan alam sebagai saksi kebersamaan yang tak ternilai harganya.
Acara berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang tulus. Dikelilingi hamparan air waduk yang tenang, ditiup angin sepoi-sepoi khas pegunungan, para peserta hadir dengan sukacita — berkumpul, berbagi cerita, dan mempererat silaturahmi. Sebanyak kurang lebih 40 orang meluangkan waktu hadir, membuktikan bahwa rindu dan keinginan untuk bertemu tetap mengalahkan segala jarak.
💬 Pesan Menggugah Hati Ketua Pelaksana
Sebagai penggagas sekaligus Ketua Pelaksana reuni, H. Muhammad Setiadi menyampaikan amanat yang menyentuh hati seluruh peserta yang hadir. Beliau menegaskan bahwa persaudaraan yang dibangun bukan sekadar urusan sesaat di dunia, melainkan ikatan yang diharapkan berlanjut hingga ke akhirat.
Pesan sederhana namun mendalam ini mengingatkan semua pihak bahwa kebersamaan bukan sekadar hiburan semata, melainkan amal ibadah yang bernilai kekal. Menjaga hubungan, saling mendoakan, dan tidak memutus silaturahmi menjadi inti dari pertemuan yang digelar di tepi alam indah ini.
🌊 Alam Menjadi Saksi Kebersamaan
Kawasan Seakong Wanadadi dipilih bukan tanpa alasan. Keindahan alamnya yang asri, air yang jernih, dan udara yang menyejukkan mencerminkan kejernihan niat yang menyatukan para peserta. Di sini tidak ada sekat jabatan, kedudukan, atau status — semua hadir sebagai saudara yang rindu berkumpul.
Kehadiran H. Muhammad Setiadi yang memikul amanah ganda — sebagai pemimpin pelestarian budaya melalui PANI, sekaligus tokoh pendidikan melalui kelembagaan alumni — menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai luhur dapat berjalan beriringan. Budaya, agama, pendidikan, dan kebersamaan adalah satu kesatuan yang saling menguatkan.
🤝 Langkah ke Depan
Para peserta tampak terharu dan bersemangat setelah mendengar amanat tersebut. Banyak yang mengaku rindu, bangkit semangatnya kembali, dan bertekad untuk tidak membiarkan silaturahmi terputus. Di akhir kegiatan, seluruh peserta berfoto bersama sebagai tanda persetujuan bulat: ikatan ini akan dijaga, dirawat, dan dijalankan.
Temu Kangen di Seakong Wanadadi ini bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan meneguhkan masa depan bersama. Seperti air waduk yang tenang namun terus mengalir, demikian pula persaudaraan yang telah diniatkan — tidak akan berhenti di sini, melainkan terus mengalir membawa berkah, hingga ke akhir zaman.
Semoga langkah tulus ini menjadi teladan bagi banyak orang: bahwa menjaga saudara, merawat kebersamaan, dan tidak memutus tali persaudaraan adalah amal yang paling dicintai Tuhan.



