-->
🇮🇩 Indonesia
🇺🇸 English (US)
🇹🇷 Türkçe (Turki)
🇸🇦 العربية (Arab)
🇲🇾 Melayu
🇮🇩 Jawa
🇮🇳 हिन्दी (India)
🇨🇳 中文 (Cina)

WARTA PURBALINGGA

Portal Berita Terkini Purbalingga dan Sekitarnya

Warta Purbalingga — Berita Terkini
BREAKING
NEWS Warta Purbalingga

📰 Berita Terbaru — Warta Purbalingga

⏳ Sedang memuat berita terbaru...
↑ Kembali ke Atas

DARI BUMI KUNCEN: 27 TAHUN BERDAMPINGAN KALIKAJAR DAN SUNGAI INGAS

Dari Bumi Kuncen: 27 Tahun Bersama Kalikajar & Sungai Ingas — Warta Purbalinggaku

DARI BUMI KUNCEN: 27 TAHUN BERDAMPINGAN KALIKAJAR DAN SUNGAI INGAS

Karang Banjar (Kuncen) — Warta Purbalinggaku

KARANG BANJAR (KUNCEN) — Saya lahir di sini. Dilahirkan di bumi Kuncen, dibesarkan di kawasan Kedung, dan telah hidup berdampingan dengan aliran sungai selama dua puluh tujuh tahun lamanya. Di wilayah kita ini, Sungai Kalikajar mengalir sebagai sungai utama yang menjadi nadi kehidupan warga. Dari alirannya, terdapat cabang sungai kecil yang membentang ke arah Timur — itulah Sungai Ingas, yang juga menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian kami.

Selama 27 tahun, saya melihat bagaimana kedua sungai ini memberi kehidupan. Kalikajar mengalir tenang melintasi pusat kampung, sementara Ingas membelah tanah ke arah Timur, menyejukkan ladang, menyirami tanaman, dan menjadi tempat bermain ikan-ikan kecil. Airnya dulu jernih, tepiannya hijau, dan suaranya menenangkan setiap pagi. Semua itu adalah pemberian alam kepada kami, warga Karang Banjar Kuncen, Kadus 1, Kedung, RT 04 RW 02.

× 📢 PESAN PENTING: Dukung Warta Purbalinggaku — Bersama kita jaga lingkungan, jaga sungai, jaga masa depan!

Di lingkungan sekitar Kedung Abah Riwan bin Nursidi, para penjaga alam terus berjuang merawat kawasan ini. Mereka menata tepian, membersihkan aliran, dan menjaga keasrian Kedung dengan penuh ketulusan. Namun di tengah arus zaman yang semakin modern, saya melihat sesuatu yang membuat hati perih: banyak warga kini membuang sampah seenaknya, baik ke Sungai Kalikajar maupun ke Sungai Ingas. Plastik, sisa rumah tangga, barang bekas, semuanya tertumpuk di dasar dan tepian keduanya. Air yang dulu bening perlahan keruh. Aliran yang dulu mengalir bebas kini terhambat tumpukan kotoran.

🌊 Kalikajar & Ingas Bukan Tempat Sampah — Ini Sumber Kehidupan

Saya hidup 27 tahun di sini, dan saya tahu benar: Kalikajar dan Ingas bukan tempat pembuangan. Keduanya adalah:

  • 🐟 Rumah ikan dan makhluk hidup — ikan berenang di Kalikajar, berkembang biak hingga ke Ingas. Jika air tercemar, mereka perlahan hilang
  • 💧 Sumber air untuk kebutuhan kita — air untuk mandi, mencuci, hingga kebutuhan yang lain. Jika kotor, kesehatan keluarga terancam
  • 🌿 Penjaga kesejukan kampung — Kalikajar menyejukkan pusat kampung, Ingas ke Timur mengairi Sawah warga munjul dan Kajongan
  • ⚠️ Penampung air hujan — jika tersumbat sampah, aliran terhambat dan banjir bisa datang lebih cepat

Sampah yang dibuang tidak akan hilang begitu saja. Di Kalikajar ia menumpuk, lalu terbawa hingga menyumbat cabang Ingas. Kerusakan itu kembali kepada kita sendiri.

🤝 Saya di besarkan dan Tumbuh di Sini — Kita yang Menjaga

Karena saya lahir dan tumbuh di bumi Kuncen ini, saya merasa berkewajiban menyampaikan: merawat Kalikajar dan Ingas sama dengan merawat diri kita sendiri. Apa yang kita berikan kepada alam, akan kembali kepada kita.

Mari kita berjanji bersama, warga Karang Banjar Kuncen, Kedung, Kadus 1:

  • ❌ Jangan buang apa pun ke Sungai Kalikajar maupun ke Sungai Ingas — plastik, kaleng, sisa makanan, kain bekas, semuanya punya tempat sendiri
  • ✅ Buang sampah di tempat yang disediakan agar dikelola dan dibuang dengan benar
  • 🧹 Ikut membersihkan tepian — baik di Kalikajar maupun di Ingas yang membentang ke Timur, singkirkan sampah yang tersangkut
  • 🗣️ Ingatkan sesama dengan lembut — menjaga sungai bukan tugas satu orang, melainkan kewajiban kita semua
Baca juga artikel terkait:
  1. PANI SIAP GELAR FESTIVAL TERBANG JAWA Purbalingga.
  2. Usulan Dana Hibah
  3. KETUA PANI Ke masjid nusantara ,watu sanggar



Warta Purbalingga||jurnalis beem76;



💚 Kembali Bersih — Demi Anak Cucu Kita

Dua puluh tujuh tahun saya hidup di sini. Saya tidak ingin anak-anak saya nanti hanya mendengar cerita tentang sungai yang jernih. Saya ingin mereka melihatnya sendiri: ikan berenang bebas di Kalikajar, air Ingas mengalir bening ke arah Timur, dan kampung kita tetap asri seperti dulu.

Kalikajar memberi kita kehidupan. Ingas menyejukkan tanah kita. Sudah sepantasnya kita menjaga keduanya. Karena di bumi Kuncen ini, kita semua adalah satu keluarga — dan keluarga pasti saling menjaga.

Mari buktikan mulai hari ini:
Kalikajar bersih, Ingas pun bersih.

📍 Lokasi: Karang Banjar (Kuncen), Kadus 1, Kedung, RT 04 RW 02
🌊 Sungai Utama: Kalikajar
🌿 Sungai Cabang ke Timur: Ingas
🛡️ Pengelola & Penjaga Alam: Sekitar Kedung Abah Riwan bin Nursidi
Penulis: Bambang Purnomo lahir & tumbuh di Bumi Kuncen — 27 Tahun Berdampingan Kalikajar & Sungai Ingas

Warta Purbalingga

Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
☰

Dukung Warta Purbalingga

Bantu operasional media warga agar terus hadir menyajikan informasi secara gratis untuk kita semua.

DANA 085799256344
SeaBank 901866316459

Terima kasih atas dukungan ikhlas Anda. Jazakumullah khairan katsiran. 🤲

🤖 Dola AI — Asisten Warta Purbalingga
👋 Assalamualaikum, Boos!

Selamat datang di Warta Purbalingga. Saya Dola AI, siap membantu menjawab pertanyaan, informasi berita, dan kebutuhan seputar Purbalingga.

Klik tombol di bawah untuk mulai ngobrol langsung dengan saya 👇
🚀 Mulai Chat dengan Dola AI