🇮🇩 Indonesia
🇺🇸 English (US)
🇹🇷 Türkçe (Turki)
🇸🇦 العربية (Arab)
🇲🇾 Melayu
🇮🇩 Jawa
🇮🇳 हिन्दी (India)
🇨🇳 中文 (Cina)

WARTA PURBALINGGA

Portal Berita Terkini Purbalingga dan Sekitarnya

TASYAKUR DAN MUJAHADAH HARI SANTRI NASIONAL 2026

Menjaga Warisan Leluhur, Memperkuat Ukhuwah, Mencetak Generasi Berprestasi

Purbalingga, 22 Oktober 2026

Purbalingga, 22 Oktober 2026 — Suasana penuh keberkahan dan kekhusyukan menyelimuti acara Tasyakur dan Mujahadah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, yang digelar di Gedung PCNU Kabupaten Purbalingga. Acara yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan ini berjalan lancar, tertib, dan dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai penjuru Kabupaten Purbalingga.

Kehadiran para tokoh penting semakin menambah keistimewaan acara kali ini. Hadir secara langsung Ketua PCNU Kabupaten Purbalingga, H. Ulil Archam, SE, Ak, MSi, yang turut didampingi oleh seluruh jajaran pengurus PCNU Purbalingga. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata perhatian dan dukungan organisasi tertinggi Nahdlatul Ulama di tingkat kabupaten terhadap kegiatan-kegiatan yang menguatkan akar keagamaan dan kemasyarakatan di tengah masyarakat.

Selain itu, hadir pula Suriah PCNU Kabupaten Purbalingga, KH. Maskur, yang sekaligus sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Mabaul Ulum Tunjung Muli. Dalam kesempatan ini, beliau memimpin jalannya rangkaian doa bersama dan Istighotsah. Di bawah pimpinan beliau, seluruh jamaah berdoa dengan tulus dan khusyuk, memohon keberkahan, keselamatan, serta perlindungan bagi masyarakat Purbalingga, bangsa Indonesia, dan kemajuan umat Islam di seluruh dunia. Suasana gedung yang luas terasa semakin syahdu saat ribuan suara beriringan memanjatkan permohonan kepada Allah SWT, mengusir kegelisahan, dan memperteguh harapan hanya kepada-Nya.

Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri secara utuh oleh jajaran pengurus MWCNU se-Kabupaten Purbalingga. Kehadiran para pimpinan di tingkat kecamatan ini menegaskan bahwa semangat persatuan dan kebersamaan dalam menegakkan agama bukanlah sekadar slogan, melainkan sebuah gerakan nyata yang menyatu dari desa ke desa, dari kecamatan ke kecamatan, menyelimuti seluruh penjuru tanah Purbalingga. Sinergi antara pimpinan kabupaten dan kecamatan terjalin dengan harmonis, menunjukkan kekuatan organisasi yang kokoh dan bersatu dalam satu visi: membangun masyarakat yang berakhlak, berilmu, dan sejahtera.

Seluruh badan otonom (Banom) di lingkungan NU Kabupaten Purbalingga juga turut hadir dan memeriahkan acara ini. Mulai dari Ansor, IPPNU, IPNU, Fatayat, Muslimat, JQH,Pagar nusa hingga Lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan dakwah semuanya hadir menyatu dalam kebersamaan. Hal ini membuktikan bahwa kekuatan Nahdlatul Ulama di Purbalingga tersusun rapi dari berbagai unsur, melibatkan generasi muda, kaum ibu, tokoh masyarakat, hingga ulama, semuanya berjalan beriringan, saling menguatkan, dan saling mendukung dalam kebaikan.

📜 Penyerahan Hadiah dan Apresiasi Para Pemenang

Momen yang paling ditunggu pun tiba — sesi penyerahan hadiah untuk seluruh pemenang dalam berbagai kejuaraan yang telah diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Sorot mata para peserta tampak berbinar penuh kebanggaan, bukan semata karena piala atau hadiah yang diterima, melainkan karena jerih payah, ketekunan, dan semangat belajar mereka akhirnya mendapat pengakuan yang layak. Kejuaraan ini mencakup berbagai bidang, salah satunya adalah lomba menulis bahasa Arab, yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh Kabupaten Purbalingga.

Salah satu momen yang paling membanggakan adalah saat MI Ma'arif NU Kajongan 1 — Mikasa, yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma'arif MWCNU Bojongsari, naik ke atas panggung untuk menerima piala penghargaan atas keberhasilan mereka meraih juara dalam lomba tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga-lembaga pendidikan berbasis madrasah di bawah naungan NU tidak hanya mencetak generasi yang taat beragama, tetapi juga generasi yang cerdas, berprestasi, dan mampu bersaing dengan penuh kepercayaan diri.

Lembaga Pendidikan Ma'arif NU, sebagai salah satu pilar penting pendidikan umat di Indonesia, senantiasa berpegang teguh pada prinsip luhurnya:

سَنُرِيكُمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kebesaran Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu benar." (QS. Fushshilat: 53)
"Dengan Semangat Hari Santri, Kita Teguhkan Ukhuwah,
Kita Bangun Kemandirian, Kita Jaga Kedaulatan Negeri."

Dalam sambutannya saat menyerahkan hadiah, H. Ulil Archam, SE, Ak, MSi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemenang, para guru, kepala madrasah, dan pengurus lembaga yang telah bekerja keras membimbing anak-anak hingga meraih prestasi gemilang ini. "Anak-anakku sekalian, piala ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Teruslah belajar, karena menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim, dan kemuliaan seseorang itu sebanding dengan ilmunya," pesan beliau dengan penuh kehangatan.

KH. Maskur juga menambahkan, bahwa keberhasilan yang diraih oleh MI Ma'arif NU Kajongan 1 — Mikasa adalah contoh nyata dari kerja keras dan kebersamaan. "Kejayaan tidak datang sendirian, ia lahir dari ketekunan anak didik, kesabaran para pendidik, serta dukungan seluruh masyarakat. Semoga keberhasilan ini menjadi berkah dan memotivasi lembaga pendidikan lainnya untuk terus berprestasi," ujar beliau.

Para peserta yang hadir terlihat begitu antusias dan khusyuk. Ruang utama Gedung PCNU Purbalingga tampak penuh sesak, bahkan banyak jamaah yang rela duduk di area teras dan halaman gedung demi bisa mengikuti acara ini dari awal hingga selesai. Wajah-wajah mereka memancarkan ketenangan dan kebahagiaan, seolah menemukan kembali rumah kedua, tempat di mana persaudaraan terjalin tanpa sekat. Semua hadir dalam kesederhanaan yang mulia, bersanding di atas sajadah yang sama, menunduk di hadapan Pencipta yang sama.

Berakhirnya acara ini meninggalkan kesan mendalam bagi setiap hadirin. Banyak yang merasa hati lebih tenang, semangat lebih bangkit, dan rasa persaudaraan semakin erat terjalin. Penyerahan hadiah ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bahwa usaha yang tulus pasti akan berbuah hasil yang manis. Semoga keberhasilan yang diraih hari ini menjadi awal dari kebaikan-kebaikan yang lebih besar di masa mendatang. Semoga para ulama kita senantiasa dalam lindungan-Nya, para santri kita terus berkarya dan bermanfaat, dan masyarakat Purbalingga senantiasa hidup rukun, damai, dan sejahtera.

Baca Artikel Ini

  1. syekh-abdul-qadir-al-jailani-sejarah.html
  2. Budayawan Purbalingga
  3. Istighotsah

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi, memberkahi, dan membimbing langkah kita semua.

Warta Purbalingga — Menjaga Warisan Leluhur, Mencetak Generasi Berprestasi

Warta Purbalingga

Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
☰

Dukung Warta Purbalingga

Bantu operasional media warga agar terus hadir menyajikan informasi secara gratis untuk kita semua.

DANA 085799256344
SeaBank 901866316459

Terima kasih atas dukungan ikhlas Anda. Jazakumullah khairan katsiran. 🤲

🤖 Dola AI — Asisten Warta Purbalingga
👋 Assalamualaikum, Boos!

Selamat datang di Warta Purbalingga. Saya Dola AI, siap membantu menjawab pertanyaan, informasi berita, dan kebutuhan seputar Purbalingga.

Klik tombol di bawah untuk mulai ngobrol langsung dengan saya 👇
🚀 Mulai Chat dengan Dola AI