Diskusi Jelang Pemberangkatan ziarah makam Para Aulia,18;Ketua Ranting NU Bojongsari Perkuat Soliditas
Informasi Tanggal

TANGGAL HARI INI

Sabtu

Wage

Tanggal Masehi

2 Mei 2026

Tanggal Hijriyah

18 Dzulqaidah 1447 H

"Waktu adalah anugerah, gunakan dengan sebaik-baiknya"

Diskusi Jelang Pemberangkatan ziarah makam Para Aulia,18;Ketua Ranting NU Bojongsari Perkuat Soliditas



Dengan semangat kebersamaan
Untuk tegaknya ,kepengurusan Tingkat Ranting

Menjelang keberangkatan ziarah ke makam para Aulia, sebanyak 18 Ketua Ranting Nahdlatul Ulama (NU) se-Kecamatan Bojongsari menggelar diskusi dan konsolidasi bersama guna memperkuat ukhuwah nahdliyah serta menyamakan visi dalam khidmat organisasi. Kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh Ketua MWCNU Bojongsari, Nurul Hidayat, jajaran pengurus harian, serta perwakilan lembaga-lembaga NU. Diskusi ini tidak hanya membahas teknis perjalanan, tetapi juga menegaskan kembali pentingnya menjaga adab, kekompakan, dan semangat Ahlussunnah wal Jama’ah dalam setiap langkah perjuangan. Momentum ini menjadi ruang refleksi bersama agar ziarah tidak sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang memperkuat komitmen kebangsaan, keumatan, dan loyalitas terhadap jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Penguatan Spiritualitas dan Komitmen Ke-NU-an

Ketua MWCNU Bojongsari, Nurul Hidayat, dalam arahannya menyampaikan bahwa ziarah ke makam para Aulia merupakan tradisi luhur yang sarat nilai sejarah dan spiritualitas. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk meneladani perjuangan para wali dan ulama dalam menyebarkan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di Nusantara.

“Ziarah ini bukan hanya perjalanan biasa, tetapi momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan komitmen kita dalam berkhidmat kepada NU dan umat,” ungkapnya.

Pembacaan nadzom ,sebelum mujahadah.


Sinergi Ranting dan Lembaga NU

Dalam diskusi tersebut, para Ketua Ranting menyampaikan kesiapan masing-masing dalam mendukung kelancaran kegiatan. Pembahasan meliputi teknis pemberangkatan, koordinasi rombongan, pembagian tugas, hingga penguatan komunikasi antar-ranting.

Pengurus harian dan lembaga-lembaga NU turut memberikan arahan agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Selain itu, dokumentasi kegiatan juga ditekankan sebagai bagian dari syiar organisasi dan penguatan citra positif NU di tengah masyarakat.

Ziarah sebagai Media Konsolidasi Organisasi

Selain sebagai agenda spiritual, ziarah ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi. Pertemuan tersebut memperlihatkan soliditas kepemimpinan NU di tingkat ranting yang terus bergerak aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan,setiap Tahun.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran, keselamatan, dan keberkahan dalam perjalanan. Dengan semangat kebersamaan, 18 Ketua Ranting NU Bojongsari siap melangkah bersama, menjaga tradisi, dan memperkuat barisan dalam bingkai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.



Warta Purbalingga

Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama