Transformasi Kesehatan Desa Karangbanjar: Sinergi Bidan Linda dan Kader Posyandu di Kuncen
Informasi Tanggal

TANGGAL HARI INI

Sabtu

Wage

Tanggal Masehi

2 Mei 2026

Tanggal Hijriyah

18 Dzulqaidah 1447 H

"Waktu adalah anugerah, gunakan dengan sebaik-baiknya"

Transformasi Kesehatan Desa Karangbanjar: Sinergi Bidan Linda dan Kader Posyandu di Kuncen

Posyandu memperhatikan Masyarakat
Untuk hidup sehat,dan aktif.

KARANGBANJAR – Momentum pembangunan desa tidak hanya dilihat dari infrastruktur jalan atau jembatan, melainkan juga dari kualitas kesehatan sumber daya manusianya. Hal inilah yang mendasari pelaksanaan kegiatan rutin Posyandu di Desa Karangbanjar yang dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026. Bertempat di kediaman Bapak Kadus Sobirin, RT 05 / RW 02, kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara perangkat desa, tenaga kesehatan, dan kader penggerak.

Pelayanan Kesehatan Jemput Bola di Kediaman Kadus Sobirin Pemilihan lokasi di rumah Bapak Sobirin selaku Kepala Dusun 1 bukan tanpa alasan. Strategi ini diambil untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi para ibu yang memiliki balita agar tidak perlu menempuh jarak jauh. Sejak pukul 08.00 WIB, halaman rumah Bapak Sobirin sudah mulai dipadati oleh warga yang membawa putra-putrinya dengan antusias. Ibu Fisa Laeli, selaku Ibu Kadus 1, berperan aktif dalam mempersiapkan sarana dan prasarana. Beliau memastikan tempat pelaksanaan bersih, nyaman, dan ramah anak, sehingga proses pemeriksaan kesehatan dapat berjalan dengan kondusif.

Dengan hadirnya  Pengurus Posyandu ,Kadus 1: Fisa laeli dan Pengurus lainnya,memberikan rasa nyaman bagi warga untuk berkonsultasi mengenai perkembangan anak-anak mereka. Peran Vital Bidan Linda Dewi Indah Listiani dalam Deteksi Dini Pilar utama dalam kegiatan ini adalah kehadiran Ibu Linda Dewi Indah Listiani, Bidan Desa Karangbanjar yang dikenal sangat dekat dengan warga. Dalam tugasnya, Bidan Linda tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik secara rutin, tetapi juga memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pentingnya Pengukuran Antropometri yang Akurat Salah satu fokus utama Bidan Linda pada kegiatan hari Rabu kemarin adalah akurasi data antropometri. Pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala dilakukan dengan sangat teliti. Data ini sangat krusial sebagai instrumen deteksi dini terhadap risiko stunting atau tengkes yang menjadi perhatian nasional. 

Menurut Bidan Linda, pemantauan yang konsisten di level RT/RW adalah kunci utama agar intervensi kesehatan bisa dilakukan sedini mungkin sebelum terjadi masalah pertumbuhan yang permanen. Edukasi Nutrisi dan Imunisasi Selain pemeriksaan fisik, Bidan Linda juga memberikan sesi konseling singkat kepada para ibu. Beliau menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif dan transisi menuju MPASI yang bergizi seimbang. 
Ayo imunisasi di Puskesmas Desa
Karang Anjar Hari Kamis:5 -01-2026



Beliau juga mengingatkan jadwal imunisasi dasar lengkap agar anak-anak di Desa Karangbanjar memiliki daya tahan tubuh yang kuat terhadap serangan berbagai penyakit menular. Dedikasi Pengurus Posyandu: Sofiah, Fitri, Suyatmi, dan Sarifah Di balik kelancaran operasional Posyandu, terdapat tim pengurus yang bekerja dengan dedikasi tinggi. Tim ini dipimpin oleh Ibu Sofiah yang mengoordinasikan jalannya alur pelayanan dari meja satu hingga meja lima. Alur Pelayanan yang Terorganisir Sistem lima meja diterapkan dengan sangat disiplin oleh para kader: Meja Pendaftaran: Dikelola dengan ramah untuk mendata kehadiran warga.

Meja Penimbangan dan Pengukuran: Ibu Fitri dan Ibu Suyatmi dengan sigap membantu menimbang berat badan balita menggunakan alat yang telah terkalibrasi. Meja Pencatatan: Ibu Sarifah mencatat setiap hasil pengukuran ke dalam Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) sebagai rekam medis pribadi warga. Meja Penyuluhan: Kader memberikan penjelasan terkait hasil timbangan yang naik atau turun. 

Meja Pelayanan Kesehatan: Sinergi antara Bidan Linda dan para kader dalam memberikan vitamin atau rujukan jika diperlukan. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Lokal Salah satu yang menarik perhatian dalam kegiatan kemarin adalah menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang disiapkan oleh Ibu Sofiah dan rekan-rekan kader. Alih-alih memberikan camilan instan, mereka menyajikan makanan olahan lokal yang kaya akan protein hewani dan nabati. Hal ini bertujuan sebagai contoh bagi orang tua bahwa makanan sehat tidak harus mahal, melainkan harus memenuhi unsur gizi yang dibutuhkan anak. 

Dampak Positif dan Harapan Masa Depan Desa Karangbanjar Kegiatan yang berakhir pada siang hari ini ditutup dengan evaluasi bersama antara Bidan Linda, Ibu Fisa Laeli, dan para kader. Hasil pendataan menunjukkan tingkat partisipasi warga RT 05 / RW 02 sangat tinggi, yang menandakan kesadaran akan kesehatan di wilayah Kadus 1 sudah sangat baik. 

Fisa Laeli selaku istri dari Bapak Sobirin dan sekaligus sebagai Kepala Dusun 1
menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh tim kesehatan. Beliau berharap rumahnya dapat terus menjadi tempat yang bermanfaat bagi kemajuan desa. Kesinambungan program Posyandu ini diharapkan dapat menciptakan generasi emas dari Desa Karangbanjar yang cerdas, sehat, dan bebas dari stunting.

Petugas+Pengurus Posyandu Kadus 1




Dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh Ibu Linda, Ibu Fisa, Ibu Sofiah, serta Ibu Fitri, Suyatmi, dan Sarifah, Posyandu Desa Karangbanjar optimis dapat terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.


< Baca juga artikel terkait:
    1. majelis-al-istiqomah-kembali-menggelar
    2. nguri-nguri-budaya-jawa-ruwat-bumi

  • Warta Purbalingga

    Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

    Posting Komentar

    Lebih baru Lebih lama