Ziarah Makam Aulia MWCNU Bojongsari Sambut Ramadhan 1447 H, Perkuat Sinergitas 18 Ranting NU
Informasi Tanggal

TANGGAL HARI INI

Sabtu

Wage

Tanggal Masehi

2 Mei 2026

Tanggal Hijriyah

18 Dzulqaidah 1447 H

"Waktu adalah anugerah, gunakan dengan sebaik-baiknya"

Ziarah Makam Aulia MWCNU Bojongsari Sambut Ramadhan 1447 H, Perkuat Sinergitas 18 Ranting NU

flayer ziaroh MWCNU Bojongsati

Purbalingga – Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bojongsari menggelar kegiatan Ziarah Makam Aulia pada 15–16 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 18 Ranting NU se-Kecamatan Bojongsari, jajaran Pengurus Harian, para Mustasyar NU, serta tokoh ulama kharismatik KH Sa’fii Abror yang juga merupakan Pengurus Pondok Pesantren Nurul Barokah.

Kegiatan ziarah ini menjadi agenda rutin tahunan yang sarat makna spiritual dan kebersamaan. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama dan aulia yang telah berjasa dalam syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi menjelang bulan penuh berkah.

Rombongan ziarah mengunjungi sejumlah makam aulia di wilayah Payaman, Tegalrejo, Gunungpring, Santren, hingga Salaman. Dengan penuh khidmat, para peserta mengikuti rangkaian doa, tahlil, dan tausiyah yang dipimpin oleh para kiai dan tokoh NU.


mustasar NU beserta Tanfidiyah NU Bojongsari

Kebersamaan 18 Ranting NU, Wujud Soliditas Nahdliyin Bojongsari

Partisipasi 18 Ranting NU di Bojongsari menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan soliditas warga Nahdliyin. Para ketua ranting bersama pengurus dan anggota turut membersamai kegiatan sejak awal hingga akhir acara.

Apresiasi Ketua MWCNU Bojongsari

Ketua MWCNU Bojongsari, Nurul Hidayat, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh ketua ranting yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ketua Ranting NU se-Bojongsari yang telah membersamai dan mendukung kegiatan Ziarah Makam Aulia ini. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat ukhuwah nahdliyah dan memperkuat peran NU di tengah masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa menjelang Ramadhan, seluruh jajaran NU diharapkan semakin aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Sinergitas LazisNU dan Ranting Jadi Kunci Kemandirian Organisasi

Peran Strategis LazisNU dalam Mendukung Program MWCNU

Ketua Panitia, Bapak Slamet Riady yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LazisNU) Bojongsari, dalam laporannya menekankan pentingnya sinergitas antara petugas LazisNU dan pengurus ranting.

“Sinergitas antara petugas LazisNU dan pengurus di ranting harus terus diperkuat. Dengan kerja sama yang baik, insyaAllah cita-cita NU untuk memiliki dana mandiri yang mampu menopang seluruh kegiatan di MWCNU dapat tercapai,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola zakat, infaq, dan sedekah akan menjadi salah satu fokus utama menjelang Ramadhan, mengingat bulan tersebut merupakan momentum optimal untuk meningkatkan partisipasi umat dalam berbagi.

Program-program sosial, santunan dhuafa, bantuan pendidikan, serta kegiatan keagamaan Ramadhan diharapkan dapat berjalan maksimal dengan dukungan dana umat yang terkelola baik.

Tausiyah dan Pesan Spiritual KH Sa’fii Abror

Kehadiran KH Sa’fii Abror sebagai Mustasyar NU sekaligus Pengurus Pondok Pesantren Nurul Barokah memberikan nuansa spiritual yang mendalam dalam kegiatan ini. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri lahir dan batin menjelang Ramadhan.

Beliau menekankan bahwa ziarah kubur menjadi sarana muhasabah diri, mengingatkan manusia akan hakikat kehidupan dan kematian, sekaligus memperkuat niat untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci.

“Ziarah bukan sekadar datang dan berdoa, tetapi juga mengambil pelajaran dari perjuangan para ulama. Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan,” pesan beliau.

Marhaban Ya Ramadhan 1447 H, Warga Nahdliyin Siap Sambut Bulan Penuh Berkah

Di akhir rangkaian kegiatan, para Ketua Ranting NU menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadhan kepada seluruh warga Nahdliyin.

“Marhaban Ya Ramadhan 1447 H, semoga menjadi bulan yang penuh berkah dan barokah bagi kita semua.”

Mereka juga mengingatkan bahwa penetapan tanggal 1 Ramadhan 1447 H masih menunggu hasil sidang isbat pemerintah. Warga diimbau untuk tetap mengikuti keputusan resmi pemerintah sebagai bentuk ketaatan dan menjaga persatuan umat.

Momentum Konsolidasi dan Penguatan Program Ramadhan

Kegiatan Ziarah Makam Aulia ini tidak hanya menjadi agenda spiritual, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi menjelang berbagai program Ramadhan yang telah disiapkan oleh MWCNU Bojongsari.

Program Ramadhan MWCNU Bojongsari

  • Penguatan pengumpulan dan distribusi zakat melalui LazisNU.
  • Santunan anak yatim dan dhuafa.
  • Safari Ramadhan ke ranting-ranting.
  • Kajian dan pengajian rutin selama bulan suci.

Dengan sinergitas antara MWCNU, LazisNU, dan 18 Ranting NU, diharapkan seluruh program tersebut dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Menyambut Ramadhan 1447 H, warga Nahdliyin Bojongsari menyatakan kesiapan untuk mengisi bulan suci dengan ibadah, kepedulian sosial, serta penguatan ukhuwah Islamiyah demi terwujudnya masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.



Warta Purbalingga

Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama