Rencana pembangunan Padepokan Garga Astagina mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan organisasi. Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Pimpinan Padepokan Garga Astagina, Seno Pratama, bersama Putune Eyange, dalam rapat internal yang digelar di kawasan Waduk Wanadadi.
Monumen Sejarah Waduk Wanadadi
Monumen mengenang para pekerja pembangunan waduk tahun 1989
Komitmen Pimpinan Padepokan
Dalam rapat internal tersebut, Seno Pratama menyampaikan komitmen kuat untuk mendukung seluruh tahapan pembangunan padepokan agar segera terealisasi dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh anggota.
Pernyataan Resmi
“Kami siap mendukung dan membantu proses pembangunan Padepokan Garga Astagina agar dapat segera terwujud dan dimanfaatkan oleh seluruh anggota,” tegas Seno Pratama.
Musyawarah Lintas Wilayah
Rapat berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan dihadiri perwakilan pengurus serta anggota dari berbagai wilayah. Selain membahas pembangunan padepokan, rapat juga menjadi forum evaluasi program kerja dan perumusan strategi organisasi.
Suasana pembukaan musyawarah lintas wilayah
Peran Strategis Padepokan
Putune Eyange menambahkan bahwa padepokan diharapkan menjadi pusat kegiatan, pembinaan anggota, serta ruang konsolidasi untuk memperkuat identitas dan nilai-nilai organisasi.
Pembangunan dirancang secara matang dari sisi perencanaan, pendanaan, hingga pemanfaatan agar menjadi aset jangka panjang bagi organisasi.
Kekompakan dan Soliditas Organisasi
Rapat juga menekankan pentingnya kekompakan dan soliditas internal. Seluruh peserta sepakat bahwa keberhasilan organisasi sangat bergantung pada kerja sama harmonis dan koordinasi lintas wilayah.
Renungan malam di pinggir Waduk Wanadadi
Penutup dan Harapan
Dengan hasil rapat ini, Padepokan Garga Astagina optimistis melangkah menuju organisasi yang lebih mandiri, terstruktur, dan profesional. Dukungan penuh pimpinan dan soliditas anggota menjadi modal utama mewujudkan pembangunan padepokan sebagai simbol persatuan dan kemajuan.
Baca Juga
Penulis: Misno
Editor: Beem76