SOLIDARITAS PENGURUS NU UNTUK WARGA TERDAMPAK DI PEKALONGAN
Informasi Tanggal

TANGGAL HARI INI

Sabtu

Wage

Tanggal Masehi

2 Mei 2026

Tanggal Hijriyah

18 Dzulqaidah 1447 H

"Waktu adalah anugerah, gunakan dengan sebaik-baiknya"

SOLIDARITAS PENGURUS NU UNTUK WARGA TERDAMPAK DI PEKALONGAN

Ibu Maniaah RT04/07 kelurga Bapak; 
Tamiarji.Bersama Pengurus 

Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Bojongsari bersama pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bojongsari. Mereka menyambangi warga yang terdampak bencana angin kencang di Desa di Pekalongan, tepatnya di Dusun Dukuh Lantung Kadus V, pada Minggu pagi sekitar pukul 10.15 WIB.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan bantuan serta dukungan moral kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon kelapa saat angin kencang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Pemberian bantuan kepada keluarga bapak Suranto
oleh Ketua Lazisnu Kecamatan Bojongsari


Salah satu rumah yang mengalami kerusakan cukup berat adalah milik Bapak Suranto. Rumah tersebut rusak parah setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat terpaan angin kencang. Melihat kondisi tersebut, berbagai pihak dari unsur Nahdlatul Ulama di Kecamatan Bojongsari bergerak cepat memberikan bantuan dan empati.

Pengurus NU dan Muslimat NU Hadir Langsung di Lokasi

Dalam kegiatan tersebut hadir sejumlah tokoh dan pengurus Nahdlatul Ulama Kecamatan Bojongsari. Di antaranya Ketua Syuriah MWCNU Bojongsari Kyai Umi Maktum, Ketua MWCNU Bojongsari Kyai Nurul Hidayat, Ketua Lembaga Lazisnu Bapak Slamet Riady, serta Wk Tanfidiyah :Bambang Purnomo

Turut hadir pula Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Bojongsari Nyai Nafish bersama seluruh jajaran pengurus PAC Muslimat NU. Kehadiran para pengurus NU dan Muslimat tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial serta solidaritas terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

Rombongan pengurus NU dan Muslimat NU langsung meninjau kondisi rumah milik Bapak Suranto yang sedang diperbaiki melalui kerja bakti warga setempat.

Warga Gotong Royong Bangun Rumah Korban

Paguyuban Kadus 5 membangun
Kembali atap rumah Bapak Suranto yang 
Rata ,karena efek bencana angin kencang
Membuat pohon kelapa? Tumbang.


Pemandangan penuh kebersamaan terlihat di Dusun Dukuh Lampung, Desa Pekalongan. Sejak pagi hari, warga Paguyuban Dusun 5 secara bergotong royong melakukan kerja bakti memperbaiki rumah milik Bapak Suranto.

Kerja bakti tersebut dimulai dengan proses pemotongan pohon kelapa yang sebelumnya menimpa rumah korban. Setelah itu warga bersama-sama membersihkan puing-puing serta memulai pembangunan kembali rumah yang rusak.

Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan oleh warga menjadi contoh nyata nilai solidaritas masyarakat pedesaan yang masih sangat kuat.

Warga bahu membahu membantu agar rumah milik Bapak Suranto dapat segera kembali ditempati oleh keluarganya.

Muslimat NU Serahkan Bantuan untuk Korban

Ketua PAC Muslimat NU memberikan
bantuan kepada keluarga bapak
Suranto


Dalam kesempatan tersebut, PAC Muslimat NU Kecamatan Bojongsari juga menyerahkan bantuan kepada korban bencana. Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan pokok serta bantuan dana untuk membantu proses pembangunan kembali rumah yang rusak.

Ketua PAC Muslimat NU Bojongsari Nyai Nafish menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan empati dari seluruh jajaran Muslimat NU kepada warga yang sedang mengalami musibah.

“Bantuan ini jangan dilihat dari besar kecilnya nominal yang diberikan. Yang terpenting adalah bentuk kepedulian dan empati dari ibu-ibu Muslimat NU yang datang langsung untuk memberikan dukungan kepada Bapak Suranto dan keluarganya,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban korban sekaligus menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.

Menjadi Bukti Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama dan Muslimat NU tidak hanya bergerak dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kehadiran para pengurus NU dan Muslimat NU di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah memberikan semangat dan harapan bagi warga agar tetap kuat menghadapi cobaan.

Bapak Suranto sebagai korban menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh para pengurus NU, Muslimat NU, serta warga sekitar yang telah membantu memperbaiki rumahnya.

Harapan untuk Kebersamaan dan Kepedulian Masyarakat

Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang sedang mengalami musibah.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga Dusun Dukuh Lantung(Pekalongan) bersama pengurus Nahdlatul Ulama dan Muslimat NU Kecamatan Bojongsari menjadi bukti bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Ibu Maniaah,kelurga terdampak bencana 

Dengan adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, pembangunan kembali rumah milik Bapak Suranto diharapkan dapat segera selesai sehingga keluarga dapat kembali tinggal dengan aman dan nyaman.



Kontributor: S.Riady

Jurnalis: beem76 

Warta Purbalingga

Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama