PURBALINGGA — Papan larangan sudah terpasang dengan jelas, namun pembuangan sampah ilegal di pinggir jalan utama Desa Karangbanjar tetap terjadi. Bahkan, pola dan jenis sampah yang dibuang menunjukkan hal ini sudah berlangsung berulang kali selama bertahun-tahun.
Hasil pemantauan langsung di lokasi menunjukkan tumpukan sampah didominasi limbah bekas usaha makanan dan minuman yang beroperasi pada malam hari. Dihitung setidaknya terdapat 4 hingga 5 bungkus kresek sampah sisa warung makan, serta 1 bungkus sampah jenis lainnya.
Yang memprihatinkan, jenis dan ciri sampah yang dibuang selalu sama dari waktu ke waktu. Hal ini menguatkan dugaan bahwa pelakunya adalah orang atau kelompok yang sama, dan telah melakukan hal serupa selama kurang lebih 5 tahun berturut-turut.
Pemerintah Desa dan petugas Lingkungan Hidup sudah berulang kali melakukan pembersihan, namun tumpukan sampah kembali muncul. Upaya membersihkan dilakukan terus-menerus, namun tanpa kesadaran dari pelakunya, masalah ini tidak akan pernah selesai.
Seorang pemakai jalan sekaligus warga yang prihatin menyampaikan kekecewaannya atas kondisi tersebut. Ia bersama tim Warta Purbalinggaku turun langsung memantau dan memeriksa jenis sampah yang tertumpuk. Hasilnya konsisten — jenis sampah yang sama muncul berulang, mengindikasikan pelaku yang sama pula.
Baca juga artikel terkait:- PANI SIAP GELAR FESTIVAL TREPBANG JAWA Purbalingga.
- BUMI KUNCEN KADUS 1
- Masjid nusantara ,watu sanggar
Prihatin, warga tersebut mengingatkan agar tidak menunda perbaikan diri sebelum terlambat.
Semoga kesadaran segera tumbuh, agar Desa Karangbanjar tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk semua.
Pelaporan & Pemantauan Langsung:
Timpal — Koresponden Warga Kadus 1
Desa Karangbanjar


