
Ajining Diri, Ono Ing Lati, Ajining Rogo, Ono Ing Busono
Ajining Diri, Ono Ing Lati, Ajining Rogo, Ono Ing Busono
Orang Jawa sejak zaman dahulu memahami bahwa manusia dinilai bukan hanya dari apa yang dimiliki, tapi juga dari bagaimana ia berbicara dan bagaimana ia membawa dirinya. Karena kata‑kata adalah cerminan dari isi pikiran, dan penampilan adalah cerminan dari penghargaan terhadap diri sendiri.
Banyak orang yang ingin dihormati, tapi tidak menjaga ucapannya, mudah marah, mudah menghina, mudah merendahkan orang lain. Padahal satu kalimat yang keluar dari mulut kita seringkali lebih diingat daripada seribu kebaikan yang pernah kita lakukan. Sebaliknya, ada orang yang mampu menenangkan hati hanya dengan kata‑katanya, mampu membangun semangat, mampu memberi harapan, mampu menjaga hubungan, karena ia memahami bahwa lidah bisa menjadi sumber luka, tapi juga bisa menjadi sumber kekuatan.
Ini ternyata didukung oleh penelitian modern. Seorang profesor psikologi dari Harvard University, Ami Kudi, meneliti bahwa bagaimana penampilan, bahasa tubuh dan cara seseorang membawa dirinya mempengaruhi persepsi orang lain. Pesan pertama terhadap seseorang berdasarkan cara berbicara, ekspresi, bahasa tubuh dan penampilannya. Artinya, sebelum orang mengenal kemampuan kita, mereka terlebih dahulu mengenal cara kita membawa diri.
Tetapi pitutur Jawa ini tidak berhenti pada penampilan. Bagian yang terpenting justru ada pada kata‑kata. Dan jangan lupa bagian kedua dari pitutur ini, hormatilah diri Anda melalui cara Anda berpenampilan. Bukan untuk pamer, bukan untuk menyombongkan diri, tapi sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain.
Ajineng diri ono eng lati, ajineng rogo ono eng busono.
Karena harga diri seseorang terlihat dari ucapannya dan kualitas seseorang tercemin dari bagaimana ia membawa dirinya. Sebab pada akhirnya banyak orang sukses karena kepintarannya, tapi lebih banyak orang dihormati karena tutur katanya. Mari mulai memperbaiki ucapan dan cara membawa diri kita. Dan yuk bergerak!
Baca Artikel Lainnya
- Slaman Slumun Slamat — Tidak Semua yang Pelan Itu Kalah
- Lembah Manah, Andap Asor — Semakin Tinggi, Semakin Rendah Hati
- Jadwal Lengkap Pilkades Serentak Purbalingga 2026
- SD Negeri 1 Karangbanjar Gelar Salat Istisqo ✨
- Kawasan Masjid Nusantara Watu Sanggar Semakin Megah
- Jangan Tunggu Semua Sempurna untuk Terus Melangkah