WARTA PURBALINGGA

Portal Berita Terkini Purbalingga dan Sekitarnya

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Kirab Sedekah Bumi Desa Prigi, Pasukan Adat Nusantara Ikut Turun Gunung

KETUA PANI DPD II PURBALINGGA
DI APIT KABAG HUKUMN DAN KESENIAN
PERANGKAT DESA PRIGI



Warta News / Berita Daerah
Purbalingga - Sabtu, 20 Juni 2026 10:31 WIB

Purbalingga - Kemeriahan luar biasa menyelimuti Desa Prigi, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga. Ribuan warga tumpah ruah memadati lapangan desa dalam rangka menggelar acara tahunan Kirab Budaya Sedekah Bumi. Istimewanya, gelaran kali ini terasa jauh lebih sakral dengan hadirnya

Ketua PANI                : H. Mohammad Setiaadi, A.Md
Bapak Kades               : Joko Priyatno (beserta istri)
Ketua Panitia            : Pujo Sutarko

Baca juga artikel terkait:

  • lestarikan-tradisi-leluhur-
  • ratusan-mahasiswa-gelar-aksi-di-depan
  • Atmosfer yang budaya begitu kental terasa di lokasi. Dua gunungan raksasa yang terbuat dari hasil bumi mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan,hingga tumpukan palawija—berdiri megah menjadi pusat perhatian warga yang datang dari berbagai penjuru untuk menyaksikan prosesi adat ini secara langsung.

    Dihadiri 3.500 Orang dari Berbagai RT

    Acara yang mengusung tema "Guyub Rukun" ini sukses menarik perhatian massa dalam skala besar. Tidak tanggung-tanggung, diperkirakan sekitar 3.500 warga memadati area utama sejak pagi hari dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi.

    Ketua Panitia dan Bapak Kades Prigi
    BAPAK PUJO SUTARKO DAN JOKO PRIYATNO

    Ketua panitia : Pujo Sutarko, menyampaikan bahwa lonjakan drastis jumlah pengunjung tahun ini dimotori oleh kekompakan luar biasa dari berbagai elemen masyarakat. Khususnya perwakilan dari kluster warga RT 01, RT 03, dan RW 01 yang menjadi pilar utama penggerak jalannya kirab dari hari ke hari.

    Rentetan Acara Maraton

    Perayaan Sedekah Bumi Desa Prigi kali ini tidak sekadar ritual satu hari selesai. Pihak panitia telah menyusun rangkaian acara maraton terstruktur yang memanjakan mata serta spiritual penonton:

    Dimulai dengan doa bersama lintas tokoh, penyucian alat adat, serta perakitan gunungan hasil bumi setinggi lebih dari 2 meter oleh warga secara gotong royong.
    (Puncak Kirab Budaya): Prosesi arak-arakan gunungan mengelilingi desa yang dikawal langsung oleh Pasukan Adat Nusantara Indonesia dan tokoh masyarakat setempat. Di sinilah momen 3.500 warga berkumpul di lapangan untuk melakukan ritual rebutan gunungan sebagai simbol ngalap berkah.

    Penutupan acara yang diisi dengan pentas
    seni tradisional , wayang kulit sebagai bentuk hiburan serta apresiasi bagi seluruh masyarakat.
    Kehadiran Pasukan Adat Nusantara Jadi Magnet
    Pejabat,pemerintah Desa Prigi da Pengurus PANI


    Ada yang berbeda pada pelaksanaan sedekah bumi tahun ini. Kehadiran perwakilan Pasukan Adat Nusantara Indonesia sebagai pemangku adat Kabupaten Purbalingga yang di komandoi H.Mohammad Setiadi ,AMd memberikan warna baru yang jauh lebih khidmat dan berwibawa.

    Gunungan yang siap di perebutkan warga
    Di Lapangan Desa Prigi.

    Seluruh Anggota Kirab dari PANI
    Berkumpul di Rumah Ibu Sridaryati


    Pakaian adat serba hitam dan atribut khasnya, kehadiran mereka menegaskan bahwa Desa Prigi berkomitmen kuat menjaga kelestarian budaya Jawa di tengah gempuran modernisasi zaman.

    "Ini bukan sekadar rutinitas, tapi wujud syukur kami kepada Sang Pencipta atas limpahan hasil bumi. Kehadiran para pemangku adat nusantara membuat kami, warga RT 01, RT 03, dan RW 01, semakin bangga akan identitas budaya kami," ujar salah satu warga di lokasi.

    Acara kemudian ditutup dengan doa lintas tokoh agama agar Desa Prigi selalu diberikan kemakmuran, dijauhkan dari marabahaya, dan warganya tetap memegang teguh prinsip Guyub Rukun.

    Warta Purbalingga

    Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

    Posting Komentar

    Lebih baru Lebih lama