![]() |
| MAJLIS AL"ISTIQOMAH |
Waktu: Sore hari
Sasaran: Jamaah umum
Bahasa: Santai, jelas, mudah diamalkan
Kata Pengantar
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman, islam, dan kesehatan sehingga kita dapat berkumpul di sore hari yang penuh berkah ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua selaku umatnya hingga akhir zaman.
Pengajian sore hari bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momen berhenti sejenak dari kesibukan duniawi untuk mengisi jiwa dengan ilmu agama. Makalah ini disusun sebagai bahan renungan bersama agar kita semakin memahami keutamaan waktu sore, adab mengikuti pengajian, serta manfaat ilmu bagi kehidupan kita.
Daftar Isi
- 1. Pendahuluan
- 2. Keistimewaan Waktu Sore Hari
- 3. Keutamaan Mengikuti Pengajian
- 4. Adab & Etika Mengikuti Pengajian
- 5. Inti Ajaran: Menjaga Hati & Lisan
- 6. Penutup & Doa
1. Pendahuluan
Waktu sore adalah masa peralihan antara siang dan malam. Dalam pandangan Islam, setiap waktu memiliki nilai dan keistimewaan tersendiri. Hari berjalan, waktu berlalu, dan setiap detiknya akan ditanya kelak.
Allah SWT bersumpah dengan waktu sore:
“Demi waktu sore. Sesungguhnya manusia itu benar‑benar dalam kerugian, kecuali orang‑orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al‑‘Ashr: 1‑3)
Ayat ini menjadi landasan utama kita berkumpul: saling mengingatkan dalam kebaikan sebelum datangnya kematian.
2. Keistimewaan Waktu Sore Hari
Sore hari adalah waktu yang dianjurkan untuk beribadah, di antaranya:
- ✅ Waktu doa yang mustajab, di antara dua waktu (siang & malam)
- ✅ Waktu dicatat amal dan dinaikkan kepada Allah
- ✅ Nabi SAW mengajarkan dzikir pagi dan sore sebagai pelindung diri
- ✅ Sering disebut dalam Al‑Qur’an dan Hadis sebagai waktu pengingat
Rasulullah SAW bersabda:
Barangsiapa yang mengucapkan dzikir pada pagi dan sore hari, ia akan selamat dan beruntung.” (HR. Tirmidzi)
3. Keutamaan Mengikuti Pengajian
Mengikuti majelis ilmu memiliki pahala yang sangat besar:
- Dicatat sebagai majelis rahmat – Malaikat turut hadir dan mengelilingi jamaah
- Diangkat derajatnya oleh Allah bagi orang yang berilmu
- Diberi ketenangan & rahmat dalam hati
- Dijauhkan dari kesesatan & keraguan
- Menjadi bukti di hari kiamat
Sabda Nabi SAW:
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah untuk membaca Kitab Allah dan saling mempelajarinya, melainkan turun kepada mereka ketenangan, diliputi rahmat, dikelilingi malaikat, dan Allah menyebut‑nyebut mereka di hadapan makhluk‑Nya yang ada di sisi‑Nya.” (HR. Muslim)
4. Adab & Etika Mengikuti Pengajian
Agar ilmu yang didapat berkah dan bermanfaat, kita perlu menjaga adab:
- Datang tepat waktu, lebih baik sedikit lebih awal
- Berniat karena Allah semata, bukan mencari pujian
- Duduk dengan tenang, rapi, sopan, tidak berisik
- Mendengarkan dengan sungguh‑sungguh, tidak berbicara sendiri
- Tidak memotong pembicaraan penceramah
- Menghormati sesama jamaah & menjaga kebersihan tempat
- Membawa pulang ilmu untuk diamalkan, bukan hanya didengar
5. Inti Ajaran: Menjaga Hati & Lisan
Ilmu tanpa amal ibarat pohon tanpa buah. Di sore hari ini, mari kita perbaiki dua hal utama:
A. Menjaga Hati
Hati adalah raja anggota tubuh. Jika hati baik, baiklah seluruh tubuh.
- Bersihkan hati dari iri, dengki, sombong
- Isi dengan rasa syukur, sabar, dan kasih sayang
- Ingat kematian agar tidak terlena dunia
B. Menjaga Lisan
Lisan sering menjerumuskan manusia ke neraka.
Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.”
Latihan sore hari:
- ✅ Kurangi ghibah (membicarakan aib orang lain)
- ✅ Perbanyak ucapan salam, terima kasih, doa
6. Penutup & Doa
Sore hari ini adalah hadiah Allah untuk kita memperbaiki diri. Pengajian bukan sekadar rutinitas, tapi sarana menyambung hubungan dengan Allah dan sesama.
Semoga apa yang kita dengar dan kita pelajari menjadi amal jariyah, diterima di sisi Allah, dan menjadikan kita golongan orang yang selamat dunia akhirat.
Doa Penutup:
Rabbana atina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina ‘adzaban nar.
Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.

