Purbalingga — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Sima’an Al-Qur’an, Khotmil Qur’an, Istighotsah dan pengajian umum yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Dipokusumo. Acara dimulai pukul 20.15 WIB dan berakhir pukul 22.15 WIB, dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, instansi pemerintah, dan tokoh agama di wilayah setempat. Acara yang bertema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” ini dilaksanakan secara khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri oleh para tokoh penting yang turut mendukung peringatan hari besar tersebut.
Acara diawali dengan penampilan grup sholawat Sehermania yang membuka suasana dengan lantunan sholawat nabi yang merdu, menyambut seluruh tamu undangan dan jamaah yang telah hadir. Setelah pembukaan selesai, rangkaian inti acara dimulai dengan pemimpin Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Kyai Haji Mas’udin Munir Al-Hafidz. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi pengajian dari narasumber Kyai Haji Sonhaji dari Majasari Bokateja. Rangkaian utama ditutup dengan pelaksanaan Istighotsah yang dipimpin oleh Kyai Haji Ahmad Muttako.
|
| Perwakilan dari Fatayat |
Hadir mendampingi kegiatan ini para Camat dari 18 wilayah Kecamatan se-Kabupaten Purbalingga, salah satunya Bapak Widodo selaku Camat Bojongsari bersama jajaran Forkopimcam Kecamatan Bojongsari. Turut hadir pula ormas-ormas serta rombongan Pondok Pesantren dari wilayah Kecamatan Bojongsari. Dalam kesempatan tersebut, Ketua MWC NU Bojongsari diwakili oleh:
- Bapak Bambang Purnomo
- Bapak Slamet Riyadi
- Bapak Margianto
- Bapak Ahmad Sudarso
- Bapak Wahidin Sodik (Sekretaris MWC NU)
Juga terlihat kehadiran pengurus Ranting NU Desa Gembong Bapak Wahyono. Tidak hanya itu, hadir juga pimpinan Pondok Pesantren dari wilayah Pekalongan yaitu Kyai Umi Mahtum beserta jamaah santrinya. Secara keseluruhan jajaran Kecamatan Bojongsari beserta pengurus ormas-nya hadir lengkap mendukung kegiatan peringatan ini.
Selain itu, hadir juga unsur-unsur penting dari lingkungan pemerintahan dan kemasyarakatan, antara lain jajaran Polres Purbalingga, perwakilan Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, perangkat OPD, Staf Ahli, Direktur Rumah Sakit, Direktur BUMD, Ketua Baznas, serta ormas-ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan LDII. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Santri bukan hanya urusan umat beragama saja, melainkan menjadi momentum persatuan seluruh elemen masyarakat untuk membangun daerah.
|
| Forkopimda hadir di kegiatan tersebut |
|
| Kasi pemerintahan menyampaikan Pesan dari Bupati Purbalingga |
Bupati Purbalingga dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten Pemerintahan Bapak Suroto, yang menyampaikan pesan dan salam hangat dari Bupati untuk seluruh jamaah dan tokoh agama yang hadir. Dalam pesannya, beliau menyampaikan apresiasi yang besar kepada para kyai, ustadz, dan santri yang terus berperan sebagai pilar penegak nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan di Kabupaten Purbalingga.
Pada kesempatan pengajian, Ustadz Ahmad Muttako menyampaikan empat syarat utama agar suatu wilayah atau negara terhindar dari bencana dan musibah. Pertama, pemimpin yang adil dalam memimpin masyarakatnya. Kedua, para alim yang terus memberikan pencerahan dan bimbingan kepada umat agar senantiasa berjalan di jalan yang haq dan menjauhi yang batil. Ketiga, tokoh masyarakat yang senantiasa mengajak warga untuk berbuat amar ma’ruf nahi munkar, yaitu mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran. Keempat, seluruh masyarakat terutama kaum perempuan untuk senantiasa menjaga dan menutup aurat sesuai tuntunan syariat Islam.
Ustadz Ahmad Muttako menambahkan bahwa apabila keempat hal tersebut dilanggar, maka suatu daerah akan rentan terkena bala dan musibah. Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Purbalingga agar senantiasa menjaga nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja, maupun lingkungan bermasyarakat.
|
| Suasana di Pendopo Dipokusumo Perwakilan dari Bojongsari |
|
| Pelaksanaan Istighotsah di pimpin langsung oleh Kyai Ahmad Muntaqo |
Kegiatan peringatan Hari Santri tahun ini yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Dipokusumo menjadi bukti bahwa semangat santri untuk menguatkan negeri masih tetap berkobar. Semua elemen bersatu untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas yang damai, aman, makmur, dan penuh keberkahan. Semoga semangat ini dapat terus terjaga dan diamalkan oleh seluruh warga Kabupaten Purbalingga.
Baca Artikel Ini
- Sedulur Papat Lima Pancer
- Lembah Manah,Andap,Asor
- Pendakian Gunung Slamet 2001
- Mujahadah di Pendopo Bupati