HOME PANI PRIMBON 2026 AKSARA JAWA DOWNLOAD APP ASIA BERITA BENCANA WISATA AGAMA PURBALINGGA DAERAH REDAKSI SITEMAP
✨ Pendaftaran Dibuka 2026/2027

SPMB SDN 1 KARANGBANJAR

Sekolah Tepat Untuk Generasi Emas

Akhlak Utama, Prestasi Pertama, Karangbanjar Juara. Ayo bergabung bersama sekolah berprestasi dengan kegiatan seni, akademik, dan karakter terbaik.

SPMB SDN 1 Karangbanjar

Ketua DPW PANI Jawa Tengah Kunjungi Desa Onje, Telusuri Sejarah dan Kearifan Lokal di Makam Paku Wati

PURBALINGGA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Pasukan Adat Nusantara Indonesia (DPW PANI) Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga pada hari Senin. Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Desa Onje dalam rangka giat budaya untuk menggali kearifan lokal dan nilai historis yang terkandung di wilayah tersebut, khususnya situs makam Paku Wati dan Keling Wati yang menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Purbalingga bagian barat.

Menuju Desa onje,yang akan di promosikan sebagai desa Budaya

Latar Belakang dan Tujuan Kunjungan DPW PANI

Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) sebagai organisasi kemasyarakatan yang fokus pada pelestarian adat, budaya, dan sejarah nusantara terus mengintensifkan kegiatan eksplorasi di berbagai daerah. Pemilihan Desa Onje sebagai lokasi kunjungan bukan tanpa alasan. Desa yang terletak di Jl. Ki Tepus Rumput No. 01, Onje, Mrebet ini menyimpan jejak sejarah yang belum banyak terdokumentasi secara sistematis dan menjadi perhatian para pegiat budaya di Purbalingga.

  • RB.SURYO MERTAKUSUMA DPW PANI JAWA TENGAH
  • Berdasarkan papan kegiatan yang terpasang di lokasi, area makam Paku Wati dan Keling Wati pernah mendapatkan pekerjaan sarana dan prasarana berupa pemasangan pagar tralis sepanjang 78 meter pada tahun 2021. Proyek dengan anggaran Rp64.009.343 dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan swadaya masyarakat sebesar Rp2.500.000 ini menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap situs tersebut. Namun, nilai historis dan cerita di balik makam tersebut masih perlu digali lebih dalam melalui kajian yang melibatkan akademisi dan tokoh masyarakat setempat.

    Rangkaian Kegiatan Penggalian Kearifan Lokal

    Diskusi Bersama Pemerintah Desa dan Tokoh Masyarakat

    Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi terbatas antara rombongan DPW PANI Jawa Tengah dengan Kepala Desa Onje beserta perangkat desa dan tokoh masyarakat. Dalam pertemuan tersebut dibahas potensi budaya dan sejarah yang ada di Desa Onje, khususnya yang berkaitan dengan makam Paku Wati dan Keling Wati. Kepala Desa Onje menyambut baik inisiatif PANI dan menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk berkolaborasi dalam upaya pelestarian situs bersejarah yang ada di wilayahnya.

  • Kesepuhan Desa Onje ,membantu informasi Situs onje
  • “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari DPW PANI Jawa Tengah. Selama ini cerita tentang Mbah Paku Wati dan Mbah Keling Wati hanya dituturkan secara lisan dari generasi ke generasi tanpa ada dokumentasi tertulis yang jelas. Dengan adanya kunjungan ini, kami berharap ada dokumentasi dan kajian yang lebih mendalam agar sejarah ini tidak hilang ditelan zaman. Warga Onje juga siap membantu jika dibutuhkan tenaga untuk proses penelitian,” ujar Kepala Desa Onje dalam sambutannya yang disambut antusias oleh rombongan.

    Peninjauan Langsung ke Situs Makam

    Setelah diskusi, rombongan melanjutkan kegiatan dengan peninjauan langsung ke lokasi makam Paku Wati dan Keling Wati. Ketua DPW PANI Jawa Tengah bersama tim melakukan observasi kondisi fisik situs, mencatat kondisi lingkungan, serta mendengarkan penuturan dari juru kunci dan warga setempat yang mengetahui sejarah lisan terkait makam tersebut. Proses ini menjadi langkah awal yang penting untuk menyusun dokumentasi sejarah yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

    Tim DPW PANI juga mencatat kondisi pagar tralis yang dibangun pada 2021 dan melihat potensi pengembangan area sekitar makam menjadi ruang edukasi budaya. Menurut mereka, situs ini

    INDONESIA: RB.SURYO,MERTAKUSUMA
    BERSAMA KADES ONJE DAN DALANG KOKO

    Warta Purbalingga

    Tidak ada kata sulit kalau mau mencoba,kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

    Posting Komentar

    Lebih baru Lebih lama