Pembukaan akses jalan kuta bawa
(Tag berita Audio//Ruang Warta)
Ruang Warta | Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menunjukkan respons cepat dalam menangani bencana alam yang melanda wilayah Gunung Malang RT 05 RW 04. Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif secara langsung memerintahkan jajaran terkait untuk segera menurunkan alat berat guna membuka akses jalan yang tertutup material longsor dan sempat mengisolasi warga.
Langkah ini diambil menyusul kondisi darurat di wilayah tersebut akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan longsor dan kerusakan infrastruktur. Akses utama warga tertutup total, sehingga distribusi bantuan, layanan kesehatan, serta aktivitas masyarakat terganggu secara signifikan.
Bupati Fahmi Muhammad Hanif menegaskan bahwa dalam situasi bencana, kecepatan dan ketepatan tindakan menjadi kunci utama. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah terkait, termasuk BPBD dan dinas teknis, untuk bergerak cepat dan memastikan penanganan di lapangan berjalan optimal.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Akses menuju lokasi bencana harus segera dibuka agar bantuan bisa masuk dan warga tidak semakin terdampak,” tegas Bupati Fahmi dalam arahannya.
Alhamdulillah, pada Selasa, 27 Januari 2026, perintah tersebut direalisasikan. Alat berat mulai diturunkan ke sejumlah titik terdampak, khususnya di Desa Serayu dan Desa Gunung Malang, yang tercatat mengalami dampak kerusakan paling parah.
Ekskavator dan alat pendukung lainnya dikerahkan untuk membersihkan material longsor berupa tanah, batu, dan pepohonan yang menutup badan jalan.
Pantauan Ruang Warta di lapangan menunjukkan proses pembukaan akses dilakukan secara bertahap dengan pengamanan ketat. Kondisi kontur tanah yang masih labil membuat petugas bekerja dengan penuh kehati-hatian guna mengantisipasi potensi longsor susulan.
Kepala BPBD Kabupaten
Purbalingga menjelaskan bahwa penurunan alat berat merupakan bagian dari langkah tanggap darurat bencana. Menurutnya, terbukanya akses jalan menjadi faktor krusial agar distribusi logistik, layanan kesehatan, serta evakuasi warga dapat berjalan tanpa hambatan.
“Begitu akses terbuka, bantuan akan lebih cepat dan merata. Ini sangat penting bagi warga yang sempat terisolasi,” ujarnya.
Sejumlah warga Gunung Malang mengaku bersyukur atas respons cepat pemerintah daerah. Selama beberapa hari, mereka mengalami keterbatasan mobilitas dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.
Turunnya alat berat dinilai menjadi titik awal pemulihan kondisi wilayah terdampak.
“Kami berterima kasih kepada Bupati dan seluruh jajaran. Kehadiran alat berat ini sangat membantu dan memberi harapan bagi kami,” ungkap salah satu warga.
Selain fokus pada pembukaan akses, Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga melakukan pendataan kerusakan rumah warga, fasilitas umum, serta lahan pertanian yang terdampak bencana. Pemerintah memastikan bantuan sosial, dapur umum, dan posko kesehatan tetap disiagakan hingga kondisi benar-benar pulih.
Bupati Fahmi Muhammad Hanif menegaskan bahwa penanganan bencana akan dilakukan secara berkelanjutan dan terkoordinasi. Ia meminta seluruh jajaran tetap siaga dan responsif terhadap perkembangan situasi di lapangan.
Langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Purbalingga ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Respons sigap dinilai mencerminkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
Dengan diturunkannya alat berat di Desa Serayu dan Desa Gunung Malang, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan aktivitas masyarakat kembali normal. Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
https://panninews.blogspot.com/2026/01/gelombang-solidaritas-menguat-baznas.html
kontributor : SandiGu dari lokasi bencana//
Tags
Bencana
