![]() |
| Sumber facebook |
Pendaki Dengan Nama Syafiq Ridhan Ali Razan, seorang pendaki gunung berusia 18 tahun dari Magelang, Jawa Tengah, yang hilang saat mendaki Gunung Slamet pada akhir Desember 2025. Kisahnya mendapat perhatian luas di media sosial, termasuk Facebook, karena dampaknya yang emosional pada publik.
📌 Kronologi Hilangnya Ali
1.Memulai Pendakian (27 Desember 2025)
Ali, bersama temannya Himawan Choidar Bahran, mulai mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya di Desa Clekatakan, Pemalang.
Rencana mereka adalah melakukan pendakian sehari, artinya mereka akan mendaki dan kemudian turun pada hari yang sama tanpa bermalam.
2.Insiden Selama Pendakian
Di tengah pendakian, Himawan mengalami cedera kaki dan tidak dapat melanjutkan.
Ali kemudian turun lebih dulu untuk mencari bantuan. Sejak saat itu, tidak ada kontak dengan Ali.
3.Pesan Viral kepada Ibunya
Sebelum kehilangan kontak, Ali mengirim pesan WhatsApp kepada ibunya yang berbunyi, “Bu, aku nyasar tekan Gunung Slamet,” yang artinya “Ibu, aku tersesat di Gunung Slamet.”
Pesan ini menjadi viral dan dibagikan secara luas di media sosial, termasuk Facebook.<br>
4.Himawan Ditemukan Hidup
Himawan ditemukan oleh tim pencarian dan penyelamatan pada tanggal 30 Desember 2025, di Pos 9 dalam kondisi lemah dan kemudian dievakuasi.
Di antara barang-barang yang ditemukan di Himawan adalah barang-barang milik Ali, termasuk papan yang dibawanya untuk mantan kekasihnya, yang juga menjadi topik perhatian viral.
5.Operasi Pencarian (28 Desember 2025 – 7 Januari 2026)
Operasi pencarian gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI-Polri, relawan, dan pihak lain menyisir jalur pendakian selama sembilan hari dengan sekitar 70 personel, tetapi Ali tidak ditemukan.
Operasi pencarian resmi dihentikan pada 7 Januari 2026, meskipun pencarian atau pemantauan independen masih dimungkinkan.
6.Petunjuk Baru (12 Januari 2026)
Sepatu Ali ditemukan di daerah Segara Wedi dekat puncak Gunung Slamet, yang memberikan petunjuk penting bagi tim pencari.<
